Jokowi Capres PDIP 2019?

Kompas.com - 16/02/2013, 18:45 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

BANDUNG, KOMPAS.com - Seorang mahasiswa Universitas Padjajaran, Bandung tiba-tiba mendatangi Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo ketika sedang diwawancarai wartawan. Mahasiswa itu meminta kepada Tjahjo agar PDIP mengusung Jokowi sebagai calon presiden 2019.

"Pak Tjahjo, saya mahasiswa Universitas Padjajaran. Kalau PDI Perjuangan masih sayang sama rakyat Indonesia, masih sayang sama partainya sendiri, tolong Pak di tahun 2019 ajak Pak Jokowi untuk diajukan menjadi calon presiden," kata mahasiswa itu kepada Tjahjo, saat kampanye akbar Rieke-Teten, di Lapangan Simpang Parakamuncang, Rancaekek, Bandung, Sabtu (16/2/2013).

Mendengar itu, Tjahjo langsung tertawa dan berkata, "Insya Allah. Tapi, sekarang Pak Jokowi sedang menjawab dahulu apa yang pernah ia janjikan untuk membangun Ibu Kota," kata Tjahjo.

Saat berada di kampanye akbar itu, tak sedikit warga yang memenuhi lapangan tersebut turut mendoakan Jokowi sebagai presiden. Jokowi pun hanya tersenyum seperti biasanya, dan melayani permintaan untuk bersalaman dengannya.

Sementara itu, untuk pemenangan Rieke-Teten menjadi Jabar 1, Tjahjo juga meyakini kalau pasangan ini akan menjuarai Pilkada Jabar yang akan diselenggarakan pada 24 Februari 2013 mendatang.

Menurut Tjahjo, program-program yang diusung oleh Rieke-Teten adalah program-program yang nyata dan bertujuan untuk mensejahterakan rakyat. "Kita cukup optimis warga Jawa Barat akan mendukung Rieke dan Teten. Baik para sesepuh di Pasundan, para intelektual, generasi muda, khususnya teman-teman yang di partai dan semua masyarakat, kami yakin cukup optimis. Karena program yang ditawarkan oleh Rieke-Teten tidak muluk-muluk tapi punya komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pembangunan yang ada di Jawa Barat ini," kata Tjahjo.

Seperti diberitakan, hari ini telah dilaksanakan kampanye akbar Rieke-Teten di Rancaekek Bandung dengan membawa Jokowi sebagai juru kampanye mereka. Rieke dan Teten meyakini kalau Jokowi dapat menjadi magnet bagi warga Jawa Barat.

Ternyata benar, kehadiran Jokowi menjadi daya tarik bagi warga Jawa Barat, yang notabene bukan warga yang dipimpin oleh Jokowi. Mulai dari Stasiun Bekasi, Stasiun Karawang, Stasiun Cikampek, Stasiun Purwakarta, dan di lokasi kampanye akbar, Jokowi selalu dipuja-puja dan dielu-elukan oleh warga setempat.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Tolak Pilkada, PBNU: Kita Belum Punya Success Story Menekan Covid-19

    Tolak Pilkada, PBNU: Kita Belum Punya Success Story Menekan Covid-19

    Nasional
    Ini Sanksi bagi Paslon yang Bawa Iring-iringan Saat Pengundian Nomor Urut Pilkada

    Ini Sanksi bagi Paslon yang Bawa Iring-iringan Saat Pengundian Nomor Urut Pilkada

    Nasional
    Iring-iringan Massa Saat Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Resmi Dilarang

    Iring-iringan Massa Saat Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Resmi Dilarang

    Nasional
    Digelar Hari Ini, Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Hanya Boleh Dihadiri Pihak Terbatas

    Digelar Hari Ini, Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Hanya Boleh Dihadiri Pihak Terbatas

    Nasional
    KPK Setor Rp 1 Miliar Uang Pengganti dari Eks Pejabat PUPR Muara Enim

    KPK Setor Rp 1 Miliar Uang Pengganti dari Eks Pejabat PUPR Muara Enim

    Nasional
    Pelaksanaan Pilkada di Masa Pandemi Dinilai Bertentangan dengan Aturan dan Kajian Ilmiah

    Pelaksanaan Pilkada di Masa Pandemi Dinilai Bertentangan dengan Aturan dan Kajian Ilmiah

    Nasional
    Pelapor Harap Dewan Pengawas KPK Nyatakan Firli Bahuri Langgar Etik

    Pelapor Harap Dewan Pengawas KPK Nyatakan Firli Bahuri Langgar Etik

    Nasional
    Nekat Gelar Konser di Pilkada 2020, Apa Sanksinya?

    Nekat Gelar Konser di Pilkada 2020, Apa Sanksinya?

    Nasional
    Anggota DPD Ini Tetap Tolak Pilkada 2020, Minta Keselamatan Jiwa Warga Diutamakan

    Anggota DPD Ini Tetap Tolak Pilkada 2020, Minta Keselamatan Jiwa Warga Diutamakan

    Nasional
    Kemendagri: Ada 9 Provinsi dengan Capaian Kepemilikan Akta Kelahiran Rendah

    Kemendagri: Ada 9 Provinsi dengan Capaian Kepemilikan Akta Kelahiran Rendah

    Nasional
    Pilkada di Tengah Pandemi

    Pilkada di Tengah Pandemi

    Nasional
    KNPA: Rakyat Semakin Kehilangan Ruang Hidup akibat Ekspansi Pemodal

    KNPA: Rakyat Semakin Kehilangan Ruang Hidup akibat Ekspansi Pemodal

    Nasional
    Selain Konser, Ini Sejumlah Kegiatan Kampanye yang Dilarang di Pilkada 2020

    Selain Konser, Ini Sejumlah Kegiatan Kampanye yang Dilarang di Pilkada 2020

    Nasional
    Resmi, KPU Larang Konser Musik Saat Kampanye Pilkada 2020

    Resmi, KPU Larang Konser Musik Saat Kampanye Pilkada 2020

    Nasional
    Jaksa Pinangki Mulai Diadili, Ini Fakta-fakta yang Dibeberkan dalam Sidang

    Jaksa Pinangki Mulai Diadili, Ini Fakta-fakta yang Dibeberkan dalam Sidang

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X