Elektabilitas Demokrat Tak Otomatis Naik

Kompas.com - 13/02/2013, 19:46 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memutuskan delapan langkah penyelamatan partainya, elektabilitas Demokrat diprediksi tak otomatis naik.

Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia Dodi Ambardi, delapan langkah penyelamatan SBY itu belum cukup membuat dukungan terhadap partainya meningkat. "Langkah-langkah itu baru awal, masih dibutuhkan tindakan lainnya," katanya di Jakarta, Rabu (13/2/2013).

Dodi mengatakan, elektabilitas Demokrat turun terutama karena adanya sejumlah kader partai itu yang terjerat korupsi. Untuk menaikkan elektabilitas itu kembali, Demokrat mesti membuktikan komitmen antikorupsinya ke publik.

Menurutnya, pakta integritas yang ditandatangani para pengurus partai itu belum cukup membuktikan bahwa Demokrat benar-benar antikorupsi. "Pakta itu kan sesuatu yang mati. Sehingga publik bisa bertanya benarkah ada pembersihan di partai itu?"" ujarnya.

Ke depan, Dodi menambahkan, Demokrat harus benar-benar membuktikan bisa bersikap tegas terhadap kadernya yang terlibat korupsi. Tanpa sikap tegas, elektabilitas partai itu tak akan kembali naik.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Sosiolog UI: Pendekatan Komunitas untuk Atasi Covid-19 Lebih Unggul Dibanding Program Pemerintah Selama Ini

    Sosiolog UI: Pendekatan Komunitas untuk Atasi Covid-19 Lebih Unggul Dibanding Program Pemerintah Selama Ini

    Nasional
    Nurdin Abdullah Tersangka, KSP: Kami Kaget, Apalagi Beliau Dikenal Kreatif dan Inovatif

    Nurdin Abdullah Tersangka, KSP: Kami Kaget, Apalagi Beliau Dikenal Kreatif dan Inovatif

    Nasional
    Pemerintah Disarankan Mulai Tanggulangi Pandemi Covid-19 Berbasis Akar Rumput

    Pemerintah Disarankan Mulai Tanggulangi Pandemi Covid-19 Berbasis Akar Rumput

    Nasional
    Menteri PPPA Optimistis Keterwakilan Perempuan di Legislatif Capai 30 Persen pada Pemilu 2024

    Menteri PPPA Optimistis Keterwakilan Perempuan di Legislatif Capai 30 Persen pada Pemilu 2024

    Nasional
    Menko PMK Dorong Masjid Berperan Sosialisasikan Siaga Bencana

    Menko PMK Dorong Masjid Berperan Sosialisasikan Siaga Bencana

    Nasional
    KPK: Gubernur Sulsel Sudah Lama Kenal Baik dengan Tersangka Pemberi Suap

    KPK: Gubernur Sulsel Sudah Lama Kenal Baik dengan Tersangka Pemberi Suap

    Nasional
    Ditangkap KPK, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah: Sama Sekali Tidak Tahu, Demi Allah

    Ditangkap KPK, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah: Sama Sekali Tidak Tahu, Demi Allah

    Nasional
    Kasus Korupsi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, KPK: Ada Tawar-Menawar Fee Proyek

    Kasus Korupsi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, KPK: Ada Tawar-Menawar Fee Proyek

    Nasional
    Capai 1.329.074 Kasus, Pandemi Covid-19 di Tanah Air Belum Menurun

    Capai 1.329.074 Kasus, Pandemi Covid-19 di Tanah Air Belum Menurun

    Nasional
    Nurdin Abdullah Peraih Penghargaan Anti-Korupsi Kena OTT, Ini Komentar Ketua KPK

    Nurdin Abdullah Peraih Penghargaan Anti-Korupsi Kena OTT, Ini Komentar Ketua KPK

    Nasional
    Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diduga Terima Rp 5,4 Miliar dari Beberapa Kontraktor

    Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diduga Terima Rp 5,4 Miliar dari Beberapa Kontraktor

    Nasional
    Ditetapkan Tersangka, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Punya Harta Kekayaan Rp 51,35 Miliar

    Ditetapkan Tersangka, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Punya Harta Kekayaan Rp 51,35 Miliar

    Nasional
    Gubernur Nurdin Abdullah, Peraih Penghargaan Antikorupsi yang Jadi Tersangka Korupsi

    Gubernur Nurdin Abdullah, Peraih Penghargaan Antikorupsi yang Jadi Tersangka Korupsi

    Nasional
    OTT Nurdin Abdullah, Tersangka Pemberi Suap Pernah Dapat 6 Proyek Infrastruktur

    OTT Nurdin Abdullah, Tersangka Pemberi Suap Pernah Dapat 6 Proyek Infrastruktur

    Nasional
    KPK Sita Koper Berisi Rp 2 Miliar, Diduga untuk Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

    KPK Sita Koper Berisi Rp 2 Miliar, Diduga untuk Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X