Kompas.com - 11/02/2013, 16:53 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Pendiri Partai Keadilan (PK) Yusuf Supendi meminta dua kuasa hukum mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq yakni Muhammad Assegaf dan Zainuddin Paru menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan publik. Keduanya dianggap memfitnah Yusuf di sebuah acara dialog stasiun televisi swasta yang ditonton banyak orang.

"Dia bikin fitnah dan pencemaran terbuka, masak enak saja minta maaf bisik-bisik," ujar Yusuf, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2013).

Yusuf mengatakan, Assegaf sudah meminta maaf langsung kepadanya seusai acara televisi tersebut. Namun, ia tetap meminta keduanya untuk menyampaikan maaf di hadapan publik. Yusuf merasa difitnah setelah disebut menyerang elite PKS karena sakit hati telah dipecat. Hal itu dikatakan Assegaf dalam tayangan yang disiarkan salah satu stasiun televisi swasta tersebut.

Tak hanya Assegaf, dalam acara itu Yusuf juga merasa difitnah oleh Zainuddin yang menyatakan dirinya dipecat karena tidak bisa khotbah Jumat. Karena tak kunjung meminta maaf secara terbuka dihadapan publik, Yusuf didampingi kuasa hukumnya kemudian melaporkan Assegaf dan Zainuddin atas tuduhan pencemaran nama baik melalui media massa. Namun, laporan tersebut belum resmi dibuat. Sebab, bukti rekaman siaran tersebut tidak dibawanya hari ini. Yusuf juga belum memutuskan untuk mencabut laporan, jika akhirnya Assegaf dan Zainuddin menyampaikan permintaan maaf.

"Saya sekarang sudah bawa lima pengacara. Mencabut atau tidak, saya perlu konsultasi dengan para pengacara," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE 18 Mei: Tambah 327, Total Kasus Covid-19 Capai 6.051.532

    UPDATE 18 Mei: Tambah 327, Total Kasus Covid-19 Capai 6.051.532

    Nasional
    Golkar Bersikeras Usung Airlangga Capres 2024, Pengamat: PPP dan PAN Nurut jika Menguntungkan

    Golkar Bersikeras Usung Airlangga Capres 2024, Pengamat: PPP dan PAN Nurut jika Menguntungkan

    Nasional
    Lin Che Wei Diduga Terima Upah Golkan Ekspor Minyak Goreng, Kejagung Telusuri Siapa di Belakangnya

    Lin Che Wei Diduga Terima Upah Golkan Ekspor Minyak Goreng, Kejagung Telusuri Siapa di Belakangnya

    Nasional
    Demi Efisiensi, KPU Pastikan Kotak Suara Kardus Dipakai Lagi pada Pemilu 2024

    Demi Efisiensi, KPU Pastikan Kotak Suara Kardus Dipakai Lagi pada Pemilu 2024

    Nasional
    Kemenkes: 14 Kasus Dugaan Hepatitis Akut Tak Miliki Riwayat Covid-19

    Kemenkes: 14 Kasus Dugaan Hepatitis Akut Tak Miliki Riwayat Covid-19

    Nasional
    Sejarah Penghitungan Pemilu di Indonesia

    Sejarah Penghitungan Pemilu di Indonesia

    Nasional
    Jelang Idul Adha, Ketua DPR Minta PMK pada Hewan Ternak Ditangani Serius

    Jelang Idul Adha, Ketua DPR Minta PMK pada Hewan Ternak Ditangani Serius

    Nasional
    Pelaku Perjalanan Luar Negeri Kini Tak Perlu Tunjukkan Tes Covid-19, tapi Periksa Suhu Tubuh

    Pelaku Perjalanan Luar Negeri Kini Tak Perlu Tunjukkan Tes Covid-19, tapi Periksa Suhu Tubuh

    Nasional
    Cara Penghitungan Suara DPR, DPRD, dan DPD dalam Pemilu

    Cara Penghitungan Suara DPR, DPRD, dan DPD dalam Pemilu

    Nasional
    Mengenal Cara Penghitungan Suara Pilpres di Indonesia

    Mengenal Cara Penghitungan Suara Pilpres di Indonesia

    Nasional
    Muhaimin: Rakyat Jangan Memilih karena Uang

    Muhaimin: Rakyat Jangan Memilih karena Uang

    Nasional
    Waspada Hepatitis Akut, Masyarakat Disarankan Tetap Pakai Masker di Tengah Kerumunan

    Waspada Hepatitis Akut, Masyarakat Disarankan Tetap Pakai Masker di Tengah Kerumunan

    Nasional
    Ingatkan KPU-Bawaslu Harus Bersih, Firli: Jangan Sampai Terlibat Korupsi Pemilu 2024

    Ingatkan KPU-Bawaslu Harus Bersih, Firli: Jangan Sampai Terlibat Korupsi Pemilu 2024

    Nasional
    Perjalanan Polemik Proyek Gorden Rumah Dinas DPR Rp 43,5 Miliar hingga Akhirnya Dibatalkan

    Perjalanan Polemik Proyek Gorden Rumah Dinas DPR Rp 43,5 Miliar hingga Akhirnya Dibatalkan

    Nasional
    Temui Moeldoko, Mahasiswa Trisakti Bahas Sejumlah Kasus HAM Masa Lalu

    Temui Moeldoko, Mahasiswa Trisakti Bahas Sejumlah Kasus HAM Masa Lalu

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.