Ribuan Warga Palue Cemas, Gunung Masih Bergemuruh

Kompas.com - 06/02/2013, 02:45 WIB
Editor

Maumere, Kompas - Sekitar 7.000 warga di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, mencemaskan nasib hidup mereka karena Gunung Rokatenda di pulau itu masih bisa meletus kembali. Apalagi, hingga Selasa (5/2) gunung itu masih bergemuruh. Warga ingin mengungsi, tetapi tidak memiliki prasarana untuk meninggalkan pulau itu, serta tak tahu harus ke mana dan bagaimana nasibnya di pengungsian.

Pastor Paroki Gereja Ave Maria Bintang Laut Kua, di Pulau Palue, RD Robert Yan Faroka Pr, Selasa, mengatakan, Gunung Rokatenda masih terus bergemuruh dan mengeluarkan reruntuhan material vulkanik. Gunung itu pada Sabtu malam lalu meletus.

Sekitar 2.000 warga Pulau Palue kini mengungsi di Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka, dan Kabupaten Ende. Mereka meninggalkan pulau itu dengan kapal nelayan.

”Suara gemuruh itu membuat warga resah dan khawatir akan nasibnya. Warga cemas jika gunung itu meletus lagi,” katanya.

Selama ini, lanjut Faroka, tak ada lembaga yang memberikan petunjuk atau mengarahkan warga untuk mengungsi atau bertahan. Kebanyakan warga ingin mengungsi sementara waktu karena diduga Gunung Rokatenda masih bisa meletus lagi.

Wakil Bupati Sikka Damianus Wera dan rombongan, ujar Faroka, Minggu lalu sempat me- ngunjungi warga Pulau Palue setelah Gunung Rokatenda meletus. Namun, mereka tak mengarahkan warga yang tinggal di 12 desa di lereng gunung dan pesisir pulau itu.

Stef Pio, warga Desa Lidi, Pulau Palue, mengatakan, kerabatnya sudah ada yang mengungsi ke Maumere. Namun, mereka juga tidak ada yang memperhatikan.

Anggota Tim SAR Maumere, Farid Lagapate, menuturkan, untuk meminta warga Pulau Palue mengungsi, Pemerintah Kabupaten Sikka harus cermat. Jangan sampai pemerintah atau tim disalahkan warga jika ada kejadian yang tak diinginkan.

”Jika warga Pulau Palue merasa sangat terancam keselamatannya, dan mereka mengungsi ke Maumere, tentu Pemkab Sikka tetap memperhatikannya. Pemkab tidak mungkin mengerahkan warga Pulau Palue beramai-ramai mengungsi. Semua sangat tergantung pada kondisi Gunung Rokatenda,” kata Farid.

Pengungsi, lanjut Farid, seharusnya terfokus di Maumere sehingga pemberian bantuan lebih terkoordinasi. (kor)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.