Presiden Baru PKS Akan Mundur dari DPR - Kompas.com

Presiden Baru PKS Akan Mundur dari DPR

Kompas.com - 01/02/2013, 13:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comPresiden baru Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan diumumkan pada Jumat (1/2/2013) siang ini. Kandidat terkuat mengerucut pada dua nama, yaitu Hidayat Nur Wahid dan Anis Matta. Jika satu di antara dua nama itu terpilih, maka orang itu dipastikan tidak akan merangkap jabatan. Hal tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal PKS Mahfudz Siddiq di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jumat siang ini.

"Yang jelas di PKS tidak ada tradisi rangkap jabatan. Kalau Pak Hidayat atau Pak Anis nanti diputuskan jadi presiden partai, saya yakin prinsipnya tidak akan rangkap," katanya.

Saat ini, Hidayat masih tercatat sebagai Anggota Komisi VIII DPR sekaligus Ketua Fraksi PKS di DPR. Sementara Anis Matta merupakan Wakil Ketua DPR. Jika terpilih menjadi presiden baru, salah satunya dipastikan mundur dari DPR.

Hidayat dan Anis merupakan dua dari tujuh nama yang diajukan kepada Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin. Di antara keduanya, nama Anis Matta yang menguat untuk akhirnya dipilih sebagai Presiden PKS. Hal ini karena Hidayat memastikan mantan-mantan Presiden PKS tidak akan mungkin kembali menjabat posisi serupa di PKS.


"Zaman dulu Presiden Soeharto bilang, 'Yang bisa menjadi presiden hanya yang punya pengalaman jadi presiden'. Di PKS, kalaupun presiden diganti, mantan-mantan Presiden PKS tidak akan dicalonkan lagi. Kami ingin kader yang baru karena kaderisasi PKD tidak mati, kami punya banyak stok pemimpin," ujar Hidayat.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Skandal Suap Impor Daging Sapi


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorInggried Dwi Wedhaswary

    Terkini Lainnya

    Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

    Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

    Regional
    Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

    Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

    Nasional
    Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

    Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

    Regional
    Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

    Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

    Regional
    Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

    Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

    Regional
    Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

    Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

    Regional
    Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

    Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

    Regional
    Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

    Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

    Edukasi
    Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

    Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

    Regional
    Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

    Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

    Edukasi
    Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

    Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

    Regional
    Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

    Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

    Megapolitan
    Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

    Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

    Internasional
    Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

    Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

    Nasional
    Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

    Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

    Megapolitan

    Close Ads X