Tahun 2012, Ini yang Bikin Indonesia "Wow"

Kompas.com - 28/12/2012, 13:16 WIB
|
Editoryunan

KOMPAS.com — Apa yang membuat Indonesia bisa dikatakan "wow"? Salah satunya adalah temuan, inovasi, ataupun keterlibatan ilmuwan Indonesia dalam penelitian yang hasilnya diakui dunia internasional.

Tahun 2012 ini, beberapa ilmuwan Indonesia berhasil memberikan sumbangan terbaik dalam ilmu pengetahuan. Setidaknya, ada empat temuan, inovasi, dan keterlibatan ilmuwan Indonesia yang membanggakan. Apa saja?

Temuan Tata Surya Tertua

Astronom Indonesia yang sempat berkarya lebih dari 10 tahun di Max Planck Institute for Astronomy, Heidelberg, Jerman, Johny Setiawan, menemukan tata surya tertua, berusia 12,8 miliar tahun, hanya 900 juta tahun lebih muda dari Big Bang.

Induk tata surya tersebut adalah bintang bernama HIP 11952 atau Sannatana (bahasa Sansekerta, berarti purba). Tata surya tersebut diketahui memiliki dua planet, masing-masing dinamai HIP 11952 b dan HIP 11952 c. Kedua planet adalah jenis planet gas raksasa.

Tata surya ini bisa dikatakan anomali. Kandungan logam pada bintang induk tata surya ini hanya 1 persen kandungan logam Matahari. Anggapan selama ini hanya bintang dengan kandungan logam tinggi yang bisa memiliki planet. Temuan ini menunjukkan planet yang mengorbit bintang miskin logam mungkin umum.

UAV Terbesar di Asia Berhasil Terbang Perdana

UAV terbesar di Asia, Josaphat Laboratory Large Scale Experimental Unmanned Aerial Vehicle (JX-1), berhasil dikembangkan oleh ilmuwan Indonesia, Josaphat tetuko Sri Sumantyo. Pengembangan dilakukan di Josaphat Microwave Remote Sensing Laboratory (JMRSL), Chiba University, Jepang.

JX-1 memiliki keunggulan sebab ukurannya sebesar 6 meter dan punya payload sensor hingga 30 kg. Ruang besar pada UAV dipersiapkan untuk menampung beragam macam sensor. JX-1 juga unggul sebab dirancang tembus gelombang mikro dengan material badan pesawat berkarakteristik mendekati udara.

UAV ini berhasil diterbangkan perdana pada 7 Juni 2012 di Fujikawa Airfield. UAV ini nantinya akan menjadi tulang punggung riset penginderaan jauh. Malaysia dan Jepang sudah meminati teknologi ini.

 

Halaman:
Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    471 Pasien Sembuh dari Covid-19, Terbanyak di DKI Jakarta

    471 Pasien Sembuh dari Covid-19, Terbanyak di DKI Jakarta

    Nasional
    Pemerintah Diminta Siapkan Skenario Pemberangkatan Haji Tahun Depan

    Pemerintah Diminta Siapkan Skenario Pemberangkatan Haji Tahun Depan

    Nasional
    Kemenlu: Tak Ada WNI yang Terdampak Demonstrasi di Hong Kong

    Kemenlu: Tak Ada WNI yang Terdampak Demonstrasi di Hong Kong

    Nasional
    Kemenlu: Vietnam Usul KTT ASEAN 2020 Diadakan Face to Face

    Kemenlu: Vietnam Usul KTT ASEAN 2020 Diadakan Face to Face

    Nasional
    UPDATE Covid-19 3 Juni: Pemerintah Sudah Periksa 354.434 Spesimen dari 246.433 Orang

    UPDATE Covid-19 3 Juni: Pemerintah Sudah Periksa 354.434 Spesimen dari 246.433 Orang

    Nasional
    Jubir Pemerintah: Kita Tak Perlu Menunggu Datangnya Vaksin untuk Kembali Produktif

    Jubir Pemerintah: Kita Tak Perlu Menunggu Datangnya Vaksin untuk Kembali Produktif

    Nasional
    Ini Sebaran Pasien Covid-19 yang Meninggal, Jatim Tertinggi

    Ini Sebaran Pasien Covid-19 yang Meninggal, Jatim Tertinggi

    Nasional
    Ancaman Pidana Menanti bagi Pemotong Bansos Covid-19

    Ancaman Pidana Menanti bagi Pemotong Bansos Covid-19

    Nasional
    UPDATE 3 Juni Covid-19 di Indonesia: ODP 48.153 dan PDP 13.285 Orang

    UPDATE 3 Juni Covid-19 di Indonesia: ODP 48.153 dan PDP 13.285 Orang

    Nasional
    Yurianto: Kita Harus Yakini, Sepulang dari Luar Rumah Pasti Berpotensi Membawa Virus

    Yurianto: Kita Harus Yakini, Sepulang dari Luar Rumah Pasti Berpotensi Membawa Virus

    Nasional
    Sri Mulyani Akui Baru Sebagian Kecil Tenaga Medis yang Dapat Insentif

    Sri Mulyani Akui Baru Sebagian Kecil Tenaga Medis yang Dapat Insentif

    Nasional
    Mensos Juliari: Angka Kemiskinan Naik Jadi 13,22 Persen akibat Pandemi

    Mensos Juliari: Angka Kemiskinan Naik Jadi 13,22 Persen akibat Pandemi

    Nasional
    Bansos Covid-19 Diperpanjang hingga Desember, tapi Nilainya Dipangkas

    Bansos Covid-19 Diperpanjang hingga Desember, tapi Nilainya Dipangkas

    Nasional
    Sebaran 684 Kasus Baru Covid-19 di 23 Provinsi, Penambahan di Jatim Lampaui Jakarta

    Sebaran 684 Kasus Baru Covid-19 di 23 Provinsi, Penambahan di Jatim Lampaui Jakarta

    Nasional
    Marak Aksi Demonstrasi di AS, Kemenlu Imbau WNI Tak Keluar Rumah

    Marak Aksi Demonstrasi di AS, Kemenlu Imbau WNI Tak Keluar Rumah

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X