Setiap 91 Detik, Terjadi Satu Kejahatan di Indonesia

Kompas.com - 26/12/2012, 15:26 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Setiap 91 detik terjadi satu kejahatan di Indonesia sepanjang tahun 2012. Hal ini disampaikan Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Inspektur Jenderal Polisi Saud Usman dalam acara refleksi akhir tahun penegakan hukum dan hak asasi manusia di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Rabu (26/12/2012). Menurut Saud, jumlah kejahatan di tahun 2012, tepatnya hingga November 2012, mencapai 316.500 kasus. Risiko penduduk yang mengalami kejahatan sekitar 136 orang tahun ini.

"Jadi, setiap 1 menit 31 detik terjadi satu kejahatan," ujarnya.

Adapun 316.500 kasus kejahatan itu, menurut Saud, terdiri dari 304.835 kasus konvensional, 7.171 kasus transnasional, 3.844 kasus kekayaan negara, dan 650 kasus implikasi kontinjensi. Jumlah tindak kejahatan yang terjadi hingga November tersebut, katanya, menurun dibandingkan satu dan dua tahun sebelumnya. Pada 2011, terjadi 347.065 kejahatan, sementara pada 2010 terjadi 332.490 kasus kejahatan.

Saud juga mengatakan baru 53 persen atau 167.653 kasus kejahatan yang berhasil diselesaikan hingga November tahun ini. Artinya, ada sekitar 150.000 kejahatan lagi yang belum dituntaskan Kepolisian. Saud menambahkan, kasus yang ditangani institusinya itu termasuk kejahatan tindak pidana korupsi. Selama tahun 2012 ada sekitar 600 kasus korupsi yang ditangani Polri. Keuangan negara yang berhasil diselamatkan Polri dari penanganan kasus korupsi sekitar Rp 250 miliar.

"Ini tidak terlepas dari kontribusi petugas kami di lapangan," katanya.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Amien Rais Nilai Jokowi Salah Besar Publikasikan Kemarahan

    Amien Rais Nilai Jokowi Salah Besar Publikasikan Kemarahan

    Nasional
    Hak Jawab Jubir PKS Terkait Pemberitaan 'Jokowi Ancam Reshuffle, PKS Tegaskan Tak Tertarik Kursi Menteri'

    Hak Jawab Jubir PKS Terkait Pemberitaan "Jokowi Ancam Reshuffle, PKS Tegaskan Tak Tertarik Kursi Menteri"

    Nasional
    OTT Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur: Suami-Istri Tersangka Korupsi

    OTT Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur: Suami-Istri Tersangka Korupsi

    Nasional
    Airlangga Paparkan Langkah Pemerintah untuk Cegah Perekonomian RI Minus pada Akhir Tahun

    Airlangga Paparkan Langkah Pemerintah untuk Cegah Perekonomian RI Minus pada Akhir Tahun

    Nasional
    Eksekusi Putusan Hakim, Jaksa Segera Rampas Aset Buronan Honggo Wendratno

    Eksekusi Putusan Hakim, Jaksa Segera Rampas Aset Buronan Honggo Wendratno

    Nasional
    KPK Minta Masyarakat Ambil Pelajaran dari Kasus Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur

    KPK Minta Masyarakat Ambil Pelajaran dari Kasus Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur

    Nasional
    Jadi Tersangka KPK, Berikut Perjalanan Karir Ketua DPRD Kutai Timur

    Jadi Tersangka KPK, Berikut Perjalanan Karir Ketua DPRD Kutai Timur

    Nasional
    Perjalanan Karir Bupati Kutai Timur, dari Birokrat hingga Tersangka KPK

    Perjalanan Karir Bupati Kutai Timur, dari Birokrat hingga Tersangka KPK

    Nasional
    KPK Sebut OTT Bupati Kutai Timur Hasil Penyadapan Perdana Pasca-revisi UU KPK

    KPK Sebut OTT Bupati Kutai Timur Hasil Penyadapan Perdana Pasca-revisi UU KPK

    Nasional
    KPK: Kami Ingatkan agar di Kaltim Jangan Terjadi OTT, tapi Nyatanya Seperti Ini

    KPK: Kami Ingatkan agar di Kaltim Jangan Terjadi OTT, tapi Nyatanya Seperti Ini

    Nasional
    Kembangkan Kasus Jiwasraya Jilid II, Kejagung Periksa 2 Staf OJK

    Kembangkan Kasus Jiwasraya Jilid II, Kejagung Periksa 2 Staf OJK

    Nasional
    Jadi Tersangka, Bupati dan Ketua DPRD Kutai Timur Ditahan KPK

    Jadi Tersangka, Bupati dan Ketua DPRD Kutai Timur Ditahan KPK

    Nasional
    KPK Temukan Uang Rp 170 Juta dan Buku Tabungan Bersaldo Rp 4,8 Miliar Saat Tangkap Bupati Kutai Timur

    KPK Temukan Uang Rp 170 Juta dan Buku Tabungan Bersaldo Rp 4,8 Miliar Saat Tangkap Bupati Kutai Timur

    Nasional
    Bupati Kutai Timur dan Istri Jadi Tersangka Kasus Suap, Ini Jumlah Kekayaannya

    Bupati Kutai Timur dan Istri Jadi Tersangka Kasus Suap, Ini Jumlah Kekayaannya

    Nasional
    Kronologi Penangkapan Bupati Kutai Timur dan Istrinya hingga Jadi Tersangka

    Kronologi Penangkapan Bupati Kutai Timur dan Istrinya hingga Jadi Tersangka

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X