Kompas.com - 24/12/2012, 18:17 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Burhanuddin Muhtadi menilai, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum solid saat menyatakan diri sebagai partai terbuka. Sebagai partai terbuka, PKS mulai menjaring kader-kader non muslim.

"Sampai sekarang kegalauan terjadi di internal PKS. Di internal tidak cukup solid bagaimana non muslim bisa jadi pengurus atau caleg," ujar Burhan, Senin (24/12/2012), dalam sebuah diskusi di Jakarta.

Burhan melihat pendeklarasian sebagai partai terbuka tidak menjamin PKS bisa mendulang suara yang cukup. Ia mencontohkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang menyatakan diri sebagai partai terbuka. Menurutnya, perolehan suara PPP justru terus-menerus turun. Selain itu, tantangan lain yang harus dihadapi PKS ada persaingan dengan partai-partai nasionalis.

Partai nasionalis diuntungkan dengan kepemilikan media massa. Sementara partai Islam termasuk PKS tidak memiliki wadah untuk menyampaikan pandangannya. "Ketika partai Islam migrasi ke tengah, PKS yang mengklaim sebagai partai terbuka, ketika mereka sama-sama ke tengah, kekuatan utama adalah kapital. Ini yang lemah oleh partai Islam," ujar Burhan lagi.

Anggota Komisi III dari Fraksi PKS, Indra, merasa optimis PKS tetap bisa meraih simpati masyarakat. "Terkait dengan optimisme pemilih Islam, PKS yakin. Dengan semakin well-informed-nya masyarakat dan terinternalisasinya Islam, saya yakin," kata Indra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.