Kompas.com - 17/12/2012, 11:22 WIB
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Inspektur Jenderal (Pol) Djoko Susilo sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek simulator ujian surat izin mengemui (SIM), Senin (17/12/2012). Pemeriksaan Djoko sebagai tersangka ini merupakan yang ketigakalinya.

Sekitar pukul 10.30 WIB, Djoko tiba di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, dengan diantar mobil tahanan. Jenderal bintang dua yang menjadi tahanan KPK di Kompleks Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan itu hanya tersenyum saat diberondong pertanyaan wartawan.

Pengacaranya, Hotma Sitompul berharap berkas pemeriksaan kliennya di KPK segera rampung sehingga dapat dilimpahkan ke pengadilan. Menurut Hotma, pemeriksaan kliennya sejauh ini belum sampai pada materi perkara. "Makanya kita heran nih. Tapi kita ikuti saja prosesnya, yang kita minta agar segera saja diajukan ke pengadilan. Tapi mungkin KPK sudah dapat keterangan dari saksi lain," katanya.

Dalam kasus simulator SIM, KPK menetapkan empat tersangka. Selain Djoko, mereka yang dijadikan tersangka adalah Wakil Kepala Korlantas Polri Brigadir Jenderal (Pol) Didik Purnomo, serta dua pengusaha, yakni Direktur Utama PT Cipta Mandiri Metalindo Abadi (PT CMMA) Budi Susanto, dan Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia (PT ITI) Sukotjo S Bambang. Mereka diduga bersama-sama melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang untuk merugikan diri sendiri atau pihak lain, namun justru merugikan keuangan negara. Diduga, ada kerugian negara sekitar Rp 100 miliar dalam proyek pengadaan simulator SIM ini.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Dugaan Korupsi Korlantas Polri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.