Kompas.com - 14/12/2012, 21:16 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus dugaan suap kepengurusan anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Pendidikan Nasional Angelina Sondakh kembali mengingkari transkrip percakapan BlackBerry Messenger (BBM) yang menjadi salah satu bukti yang diajukan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi dalam persidangan.

Saat diperiksa sebagai terdakwa dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (14/12/2012), Angelina atau Angie mengaku baru memiliki BlackBerry pada akhir 2010 sementara sebagian percakapan BBM yang transkripnya dijadikan bukti oleh jaksa terjadi sepanjang Maret hingga November 2010.

“Akhir 2010,” kata Angie tegas saat diminta jujur mengaku kapan dia mulai menggunakan BlackBerry. Transkrip percakapan yang dimiliki jaksa KPK memuat percakapan BBM antara Angie dengan pegawai pemasaran Grup Permai Mindo Rosalina Manulang. Salah satu isinya, berkaitan dengan permintaan dana dari Angelina kepada Grup Permai. Permintaan uang itu, menurut jaksa, terkait penganggaran proyek pembangunan sarana dan prasarana di sejumlah universitas.

Selain transkrip BBM dengan Rosa, jaksa KPK memiliki bukti transkrip pembicaraan BBM antara Angelina dengan Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendiknas Haris Iskandar. Transkrip percakapan dengan Haris yang dibackup di laptop pejabat Dikti itupun, membicarakan masalah proyek di universitas.

Ketua Majelis Hakim Tipikor Sudjatmiko mempertanyakan bagaimana dua transkrip BBM itu bisa berhubungan satu sama lain, sementara Angelina mengingkari pembicaraan itu.

“Anda mengaku kenal Rosa karena diperkenalkan M Nazaruddin sebagai anak buahnya, lalu memperkenalkan Haris kepada Rosa karena diminta Nazar, lantas ada print out BB pembicaraan proyek dari Rosa, kebetulan Haris juga back-up di laptop yang ada hasil print out komunikasi dengan BBM. Setelah ituYulianis, Luthfi, Oktarina, cerita soal pemberian uang, tapi semuanya saudara tolak, ini ada apa? Back-up yang di Haris PIN-nya sama dengan yang di Mindo? Apa benar saudara tidak terlibat? ujar hakim Sudjatmiko kepada Angie.

Menjawab pertanyaan yang cukup panjang ini, Angie merasa kalau namanya sudah dicatut dalam pembicaraan BBM itu. “Jadi majelis hakim, saya merasa nama saya dipakai,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hakim Sudjatmiko pun bertanya “Yang pakai nama itu siapa?” katanya.  Atas pertanyaan ini, Angelina mengarahkan tuduhannya kepada Rosa.

“Logikanya Rosa punua Rp 26 miliar dalam rekeningnya, kalau dia karyawan Nazaruddin, gajinya segitu, apakah mungkin?” ucapnya. Angelina juga mengatakan ada kejanggalan-kejanggalan dalam transkrip BBM itu, terutama mengenai waktu. Namun dia tidak mampu menjelaskan lebih lanjut penilaiannya itu.

Dalam kasus ini, Angie didakwa menerima pemberian atau janji berupa uang dari Grup Permai terkait penggiringan anggaran proyek di Kemenpora dan Kemendiknas 2011. Saat itu Angie menjadi anggota Komisi X DPR sekaligus anggota Badan Anggaran DPR.

Berita terkait dapat dilihat di topik Dugaan Suap Angelina Sondakh

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Jokowi Lantik Anggota Komnas Disabilitas, Mensos: Beban Saya Turun

    Jokowi Lantik Anggota Komnas Disabilitas, Mensos: Beban Saya Turun

    Nasional
    Polisi Sebut Terduga Teroris di Luwu Timur Pernah Berlatih Pakai Senpi M16

    Polisi Sebut Terduga Teroris di Luwu Timur Pernah Berlatih Pakai Senpi M16

    Nasional
    Kunjungi Kapolri, Jenderal Dudung: Sowan sebagai Pejabat Baru KSAD

    Kunjungi Kapolri, Jenderal Dudung: Sowan sebagai Pejabat Baru KSAD

    Nasional
    Pembukaan Presidensi G20, Jokowi: Saya Undang Para Delegasi Datang ke Indonesia

    Pembukaan Presidensi G20, Jokowi: Saya Undang Para Delegasi Datang ke Indonesia

    Nasional
    Kemenkes Sebut Varian Omicron Sudah Terdeteksi di 23 Negara

    Kemenkes Sebut Varian Omicron Sudah Terdeteksi di 23 Negara

    Nasional
    Mensesneg: Untuk Pertama Kalinya Komnas Disabilitas Dibentuk

    Mensesneg: Untuk Pertama Kalinya Komnas Disabilitas Dibentuk

    Nasional
    UPDATE 1 Desember: 292.143 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa, Positivity Rate PCR 0,76 Persen

    UPDATE 1 Desember: 292.143 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa, Positivity Rate PCR 0,76 Persen

    Nasional
    Jokowi: Saya Ingin Presidensi Indonesia di G20 Tak Sebatas Seremonial

    Jokowi: Saya Ingin Presidensi Indonesia di G20 Tak Sebatas Seremonial

    Nasional
    90 Persen Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran WNI Repatriasi

    90 Persen Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran WNI Repatriasi

    Nasional
    BMKG Peringatkan Potensi Siklon Tropis Teratai di Samudera Hindia, Barat Daya Lampung

    BMKG Peringatkan Potensi Siklon Tropis Teratai di Samudera Hindia, Barat Daya Lampung

    Nasional
    Polisi: Peran 2 Terduga Teroris di Luwu Timur, Siapkan Tempat Pertemuan dan Jaga Senjata

    Polisi: Peran 2 Terduga Teroris di Luwu Timur, Siapkan Tempat Pertemuan dan Jaga Senjata

    Nasional
    Firli Bahuri Berharap Tak Ada Lagi Korupsi Terkait Perizinan Investasi

    Firli Bahuri Berharap Tak Ada Lagi Korupsi Terkait Perizinan Investasi

    Nasional
    Peringatan BMKG: Banjir Rob Diprediksi Landa Pesisir Jakarta Utara 2-9 Desember

    Peringatan BMKG: Banjir Rob Diprediksi Landa Pesisir Jakarta Utara 2-9 Desember

    Nasional
    Pimpinan MPR Usul Sri Mulyani Dicopot, Mensesneg: Itu Urusan Presiden

    Pimpinan MPR Usul Sri Mulyani Dicopot, Mensesneg: Itu Urusan Presiden

    Nasional
    Waspada Siklon Tropis Teratai, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat serta Angin Kencang di 5 Daerah Ini

    Waspada Siklon Tropis Teratai, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat serta Angin Kencang di 5 Daerah Ini

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.