Kompas.com - 13/12/2012, 20:16 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Inspektur Jenderal (Pol) Djoko Susilo diperiksa sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan simulator ujian surat izin mengemudi (SIM) Brigadir Jenderal Polisi Didik Purnomo, Kamis (13/12/2012), selama kurang lebih empat jam. Seusai diperiksa, Djoko yang juga menjadi tersangka kasus simulator SIM itu irit bicara.

"Diperiksa sebagai saksi untuk Brigjen Didik Purnomo selaku PPK (pejabat pembuat komitmen), terima kasih," kata Djoko, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Kemudian, ia langsung masuk ke dalam mobil tahanan yang menjemputnya. Djoko ditahan di Rumah Tahanan Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di Kompleks Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan sejak 3 Desember lalu. Saat memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi untuk Didik hari ini, jenderal bintang dua itu tampak mengenakan baju tahanan. Ini adalah pertama kali Djoko mengenakan baju tahanan KPK di hadapan publik.

Saat digelandang ke rutan 3 Desember lalu, jenderal bintang dua itu tidak menggunakan baju tahanan. Dalam kasus dugaan korupsi simulator SIM, KPK menetapkan Djoko dan Didik sebagai tersangka. KPK juga menjerat dua pengusaha, yakni Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo S Bambang dan Direktur PT Cipta Mandiri Metalindo Abadi Budi Susanto. Mereka diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang untuk menguntungkan diri sendiri atau pihak lain namun justru merugikan keuangan negara. Sejauh ini, KPK baru menahan Djoko. Sedangkan tiga tersangka lainnya, belum ditahan.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Dugaan Korupsi Korlantas Polri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    NU Berencana Gelar Konferensi Internasional Pemimpin Agama Seluruh Dunia

    NU Berencana Gelar Konferensi Internasional Pemimpin Agama Seluruh Dunia

    Nasional
    Sejarah Pemilu 1955, Pemilu Perdana Setelah Indonesia Merdeka

    Sejarah Pemilu 1955, Pemilu Perdana Setelah Indonesia Merdeka

    Nasional
    Nyatakan PKB Siap Masuk Koalisi Indonesia Bersatu, Cak Imin: Asal Saya Capresnya

    Nyatakan PKB Siap Masuk Koalisi Indonesia Bersatu, Cak Imin: Asal Saya Capresnya

    Nasional
    Penerapan Teknologi pada Pemilu Diminta Dibarengi Kesiapan Masyarakat

    Penerapan Teknologi pada Pemilu Diminta Dibarengi Kesiapan Masyarakat

    Nasional
    Fadli Zon: Fahmi Idris Berani Lawan Intel Pengancam Mahasiswa, Peristiwa Tak Terlupakan

    Fadli Zon: Fahmi Idris Berani Lawan Intel Pengancam Mahasiswa, Peristiwa Tak Terlupakan

    Nasional
    Negara Rugi Rp 62,9 Triliun karena Korupsi pada 2021, yang Kembali Hanya Rp 1,4 Triliun

    Negara Rugi Rp 62,9 Triliun karena Korupsi pada 2021, yang Kembali Hanya Rp 1,4 Triliun

    Nasional
    Keluarga Ungkap Fahmi Idris Idap Kanker Darah Sejak 2014

    Keluarga Ungkap Fahmi Idris Idap Kanker Darah Sejak 2014

    Nasional
    Rata-rata Terdakwa Kasus Korupsi pada 2021 Divonis Ringan oleh Majelis Hakim

    Rata-rata Terdakwa Kasus Korupsi pada 2021 Divonis Ringan oleh Majelis Hakim

    Nasional
    Sepanjang 2021, Rata-rata Terdakwa Kasus Korupsi Dituntut Tak sampai 4,5 Tahun Penjara oleh KPK dan Kejaksaan

    Sepanjang 2021, Rata-rata Terdakwa Kasus Korupsi Dituntut Tak sampai 4,5 Tahun Penjara oleh KPK dan Kejaksaan

    Nasional
    KPU Diingatkan Pakai Teknologi pada Pemilu Bukan untuk Gaya-gayaan

    KPU Diingatkan Pakai Teknologi pada Pemilu Bukan untuk Gaya-gayaan

    Nasional
    Fahmi Idris Dimakamkan di Tanah Kusir, Satu Liang Lahat dengan Istri

    Fahmi Idris Dimakamkan di Tanah Kusir, Satu Liang Lahat dengan Istri

    Nasional
    Antar Jenazah Fahmi Idris ke TPU Tanah Kusir, Anies: Beliau Pejuang Legendaris

    Antar Jenazah Fahmi Idris ke TPU Tanah Kusir, Anies: Beliau Pejuang Legendaris

    Nasional
    Melayat ke Rumah Duka Fahmi Idris, Jusuf Kalla Pimpin Doa

    Melayat ke Rumah Duka Fahmi Idris, Jusuf Kalla Pimpin Doa

    Nasional
    Maksimalkan Sirekap di Pemilu 2024, Komisioner KPU: Penyerahan Hasil Suara Bisa Format Digital

    Maksimalkan Sirekap di Pemilu 2024, Komisioner KPU: Penyerahan Hasil Suara Bisa Format Digital

    Nasional
    Tangis Fahira Idris Pecah: Apakah Ayah Saya Baik? Semoga Husnul Khatimah

    Tangis Fahira Idris Pecah: Apakah Ayah Saya Baik? Semoga Husnul Khatimah

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.