Kompas.com - 07/12/2012, 15:58 WIB
EditorMarcus Suprihadi

MANADO, KOMPAS.com- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Samratulangi menyatakan, badai tropis bopha yang sudah menjauhi Filipina tidak terlalu berpengaruh pada cuaca di atas wilayah Sulawesi Utara (Sulut).

"Memang badai tersebut ikut mempengaruhi angin di atas wilayah Sulut, tetapi tidak terlalu terasa," kata Prakirawan BMKG Statsiun Samratulangi Manado, Muhammad Nur Hadi, di Manado, Jumat (7/12/2012).

Nur Hadi menjelaskan, kondisi Sulut saat ini lebih banyak disebabkan oleh posisi matahari yang berada di sekitar 19,58 derajat LS, menyebabkan wilayah di belahan bumi selatan mengalami intensitas penyinaran matahari yang lebih kuat, sehingga suhu udara menjadi lebih tinggi dan tekanan udaranya lebih rendah dibandingkan belahan utara.

"Kondisi tersebut serta badai bopha di Laut China Selatan, sebelah barat Filipina dan daerah pusat tekanan rendah di samudera Hindia sebelah barat daya Sumatera menyebabkan pergerakan angin di atas wilayah Sulut bertiup dengan kecepatan 10-20 km/jam," kata Nur Hadi.

Kondisi ini pula yang menyebabkan daerah Sulut umumnya mengalami curah hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat terjadi pada siang, sore, atau malam hari, dan angin permukaan 15 km/jam.

"Apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan, maka diperkirakan Desember dan Januari akan menjadi puncak musim hujan di Sulut," kata Nur hadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.