Kompas.com - 07/12/2012, 12:14 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan penghargaan dan penghormatan kepada Andi Alifian Mallarangeng terkait pengunduran diri sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Menurut Presiden, sikap itu merupakan contoh yang baik bagi pejabat negara.

"Saya kira contoh yang baik atas tanggung jawab dari seseorang ketika hadapi permasalah hukum," kata Presiden saat jumpa pers di Istana Negara, Jakarta, Jumat (7/12/2012).

Sebelumnya, Presiden menerima Andi di Istana Negara pagi tadi. Ikut dalam pertemuan itu adalah Wakil Presiden Boediono, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam.

Saat itu, Andi mengajukan pengunduran diri secara lisan dan tertulis sebagai Menpora setelah dicegah bepergian ke luar negeri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Pencegahan itu terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan sarana olahraga Hambalang di Bogor, Jawa Barat.

Presiden menerima pengunduran diri itu. Menurut Presiden, jika Andi tak mundur, dikhawatirkan akan mengganggu kinerja di Kemenpora ataupun di jajaran kabinet. Hal itu juga dijadikan alasan Andi untuk mengundurkan diri. Alasan lain, Andi ingin fokus pada proses hukum yang menjeratnya.

"Saya berharap, semoga hukum ditegakkan dengan benar dan adil di negeri ini," kata Presiden.

Berita-berita terkait bisa diikuti di liputan khusus: Skandal Proyek Hambalang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    242 WNI Jadi Korban Penipuan Loker di Kamboja Periode April 2021-Juni 2022

    242 WNI Jadi Korban Penipuan Loker di Kamboja Periode April 2021-Juni 2022

    Nasional
    Cak Imin Tanggapi Yenny Wahid: Itu Masa Lalu, Enggak Usah Dibahas

    Cak Imin Tanggapi Yenny Wahid: Itu Masa Lalu, Enggak Usah Dibahas

    Nasional
    Harta Mardani Maming Capai Rp 44,8 Miliar, Naik Signifikan Dibanding Saat Awal Menjabat Bupati

    Harta Mardani Maming Capai Rp 44,8 Miliar, Naik Signifikan Dibanding Saat Awal Menjabat Bupati

    Nasional
    PDI-P Sulit Berkoalisi dengan Demokrat, Hasto Singgung Pemerintahan SBY

    PDI-P Sulit Berkoalisi dengan Demokrat, Hasto Singgung Pemerintahan SBY

    Nasional
    Kemlu Imbau Warga Tak Mudah Percaya Iklan Lowongan Kerja ke Luar Negeri

    Kemlu Imbau Warga Tak Mudah Percaya Iklan Lowongan Kerja ke Luar Negeri

    Nasional
    Hasto Ungkap Alasan PDI-P Sulit Koalisi dengan PKS

    Hasto Ungkap Alasan PDI-P Sulit Koalisi dengan PKS

    Nasional
    Ganjar Pranowo di antara Megawati dan Surya Paloh Menuju Pilpres 2024...

    Ganjar Pranowo di antara Megawati dan Surya Paloh Menuju Pilpres 2024...

    Nasional
    Tersangka Kasus Indosurya Bebas, Para Korban Akan Unjuk Rasa

    Tersangka Kasus Indosurya Bebas, Para Korban Akan Unjuk Rasa

    Nasional
    35 WNI Terjebak Perusahaan Judi 'Online' di Bhavet, Kemlu Koordinasi ke Polisi Kamboja

    35 WNI Terjebak Perusahaan Judi "Online" di Bhavet, Kemlu Koordinasi ke Polisi Kamboja

    Nasional
    Masinton Pasaribu Dapat Teguran dari PDI-P

    Masinton Pasaribu Dapat Teguran dari PDI-P

    Nasional
    Bareskrim Tegaskan Kasus Indosurya Tetap Lanjut meski Masa Tahanan Tersangkanya Selesai

    Bareskrim Tegaskan Kasus Indosurya Tetap Lanjut meski Masa Tahanan Tersangkanya Selesai

    Nasional
    Pakar Hukum Pidana Sebut RUU KUHP Masih Bernuansa Kolonial

    Pakar Hukum Pidana Sebut RUU KUHP Masih Bernuansa Kolonial

    Nasional
    PDI-P Sebut Pertemuan Ganjar dan AHY di Masjid Hanya Kebetulan

    PDI-P Sebut Pertemuan Ganjar dan AHY di Masjid Hanya Kebetulan

    Nasional
    Jusuf Kalla Dukung Konversi Bank Riau Kepri Menjadi Bank Syariah

    Jusuf Kalla Dukung Konversi Bank Riau Kepri Menjadi Bank Syariah

    Nasional
    Puan Sebut Megawati Pantau Kondisi Tjahjo Kumolo yang Dirawat di RS

    Puan Sebut Megawati Pantau Kondisi Tjahjo Kumolo yang Dirawat di RS

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.