Kompas.com - 07/12/2012, 10:03 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Dewan Pembina Partai Demokrat akan segera melakukan rapat konsolidasi pada tanggal 9 Desember 2012. Agenda pertemuan itu salah satunya akan membahas soal penetapan tersangka Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat Andi Mallarangeng oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi proyek Hambalang.

"Tanggal 9 Desember Dewan Pembina Demokrat akan rapat. Tapi itu agenda lama. Akan kami bahas juga soal Andi," ujar anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok, Jumat (7/12/2012), saat dihubungi wartawan.

Agenda pertemuan tanggal 9 Desember itu juga sempat diutarakan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustopa beberapa waktu lalu. Saan mengatakan, dalam pertemuan itu, Fraksi Partai Demokrat di parlemen juga akan datang untuk mendapatkan arahan dari Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, melihat perkembangan kasus Hambalang yang ada, pertemuan itu tampaknya menjadi lebih penting karena akan membahas soal nasib Andi Mallarangeng ke depan.

Mubarok mengungkapkan, dalam peraturan internal partai, Andi Mallarangeng seharusnya mengundurkan diri atau diberhentikan dari partai. "Kalau aturan internal partai, jika sudah menjadi tersangka, dia otomatis mundur. Mundur sama dipecat sama saja," ujar Mubarok.

Mubarok mengatakan partainya justru berterima kasih kepada KPK yang membersihkan Partai Demokrat. "Kami berterima kasih sekali kepada KPK. Prinsip partai kami antikorupsi," ujarnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek Hambalang.

Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas membenarkan hal tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Iya," kata Busyro, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (6/12/2012).

Ihwal penetapan Andi sebagai tersangka ini diketahui melalui surat permohonan pencegahan yang dikirimkan KPK kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Surat bernomor 4569/01-23.12.2012 tanggal 3 Desember 2012 itu menyebutkan status Andi sebagai tersangka.

Saat ini, KPK sedang melakukan penyidikan tindak pidana korupsi terkait pembangunan pengadaan sarana dan prasarana Hambalang tahun anggaran 2010-2012 yang dilakukan oleh tersangka Andi Alfian Mallarangeng selaku Menpora atau pengguna anggaran Kemenpora.

"Andi dan kawan-kawan sebagaimana dimaksud Pasal 2 Ayat 1 dan Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi guna kepentingan penyidikan," kata Busyro.

Baca juga:
Andi Tersangka, Demokrat Tersandera
Andi Mallarangeng, Menteri Aktif Pertama yang Dijerat KPK

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Skandal Proyek Hambalang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Aturan Lengkap PPKM Level 2 di Jawa-Bali, Termasuk DKI Jakarta

    Aturan Lengkap PPKM Level 2 di Jawa-Bali, Termasuk DKI Jakarta

    Nasional
    Daftar Daerah di Sulawesi yang Terapkan PPKM Level 3 hingga 8 November

    Daftar Daerah di Sulawesi yang Terapkan PPKM Level 3 hingga 8 November

    Nasional
    Ini Daerah di NTT dan NTB yang Terapkan PPKM Level 3 hingga 8 November

    Ini Daerah di NTT dan NTB yang Terapkan PPKM Level 3 hingga 8 November

    Nasional
    Diperpanjang Hingga 8 November, Ini Daftar PPKM Level 3 di Pulau Kalimantan

    Diperpanjang Hingga 8 November, Ini Daftar PPKM Level 3 di Pulau Kalimantan

    Nasional
    OTT di Riau, Ketua KPK: Tim Masih di Lapangan

    OTT di Riau, Ketua KPK: Tim Masih di Lapangan

    Nasional
    Saat Melaksanakan Tugas, Polisi Diminta Lindungi Hak Privasi Warga

    Saat Melaksanakan Tugas, Polisi Diminta Lindungi Hak Privasi Warga

    Nasional
    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 1 November, Ini Aturan Naik Kereta hingga Pesawat

    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 1 November, Ini Aturan Naik Kereta hingga Pesawat

    Nasional
    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Aturan Perjalanan Domestik bagi Sopir Logistik

    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Aturan Perjalanan Domestik bagi Sopir Logistik

    Nasional
    PPKM Diperpanjang, Kapasitas 'Dine In' dan Jam Buka Resto-Kafe Masih Dibatasi

    PPKM Diperpanjang, Kapasitas "Dine In" dan Jam Buka Resto-Kafe Masih Dibatasi

    Nasional
    Aturan PPKM Jawa-Bali: Kapasitas Mal 50 Persen, Tempat Permainan Anak di Mal Dibolehkan

    Aturan PPKM Jawa-Bali: Kapasitas Mal 50 Persen, Tempat Permainan Anak di Mal Dibolehkan

    Nasional
    PPKM Diperpanjang, Ini Aturan Masuk Tempat Wisata

    PPKM Diperpanjang, Ini Aturan Masuk Tempat Wisata

    Nasional
    KPK Lakukan OTT di Riau

    KPK Lakukan OTT di Riau

    Nasional
    Luhut Sebut Kasus Aktif Covid-19 Bisa Tersisa 1.000 jika Kasus Positif Terus Turun

    Luhut Sebut Kasus Aktif Covid-19 Bisa Tersisa 1.000 jika Kasus Positif Terus Turun

    Nasional
    Sidang Kasus Unlawful Killing terhadap Laskar FPI, Dua Polisi Didakwa Pasal Pembunuhan-Penganiayaan

    Sidang Kasus Unlawful Killing terhadap Laskar FPI, Dua Polisi Didakwa Pasal Pembunuhan-Penganiayaan

    Nasional
    PPKM Diperpanjang, Ini Daftar Daerah di Sumatera Berstatus Level 3

    PPKM Diperpanjang, Ini Daftar Daerah di Sumatera Berstatus Level 3

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.