Kompas.com - 07/12/2012, 09:59 WIB
|
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng akhirnya tiba di kantor Kemenpora pada Jumat (7/12/2012) pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Begitu tiba, Andi yang mendapatkan pengamanan dari enam pengawalnya tidak memberikan keterangan apa pun. Puluhan wartawan langsung mengerumuni dan mengabadikan setiap gerak-gerik Andi yang langsung diamankan pengawalnya masuk ke dalam lift.

Saat disapa wartawan, Andi yang mengenakan baju batik lengan pendek ini terlihat hanya tersenyum. Begitu di dalam lift pun, pria berkumis ini masih terus tersenyum tanpa satu kata pun yang terucap dari Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat ini.

Andi tiba di kantornya setelah melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara. Pertemuan itu ditengarai sebagai langkah Andi untuk mengajukan pengunduran dirinya ke Presiden setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek Hambalang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Humas Kemenpora, Andi akan melakukan jumpa pers pada pukul 10.00. "Iya nanti konfrensi pers pukul 10.00," kata staf Humas Kemenpora, Budi Cahyo.

Menurut Cahyo, Andi akan memberikan keterangan mengenai statusnya sebagai tersangka yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. "Nanti membicarakan terkait dengan KPK," kata dia.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek Hambalang.

Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas membenarkan hal tersebut. "Iya," kata Busyro, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (6/12/2012).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ihwal penetapan Andi sebagai tersangka ini diketahui melalui surat permohonan pencegahan yang dikirimkan KPK kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Surat bernomor 4569/01-23.12.2012 tanggal 3 Desember 2012 itu menyebutkan status Andi sebagai tersangka.

Saat ini, KPK sedang melakukan penyidikan tindak pidana korupsi terkait pembangunan pengadaan sarana dan prasarana Hambalang tahun anggaran 2010-2012 yang dilakukan oleh tersangka Andi Alfian Mallarangeng selaku Menpora atau pengguna anggaran Kemenpora.

"Andi dan kawan-kawan sebagaimana dimaksud Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi guna kepentingan penyidikan," kata Busyro.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Skandal Proyek Hambalang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Aturan Perjalanan Domestik bagi Sopir Logistik

    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Aturan Perjalanan Domestik bagi Sopir Logistik

    Nasional
    PPKM Diperpanjang, Kapasitas 'Dine In' dan Jam Buka Resto-Kafe Masih Dibatasi

    PPKM Diperpanjang, Kapasitas "Dine In" dan Jam Buka Resto-Kafe Masih Dibatasi

    Nasional
    Aturan PPKM Jawa-Bali: Kapasitas Mal 50 Persen, Tempat Permainan Anak di Mal Dibolehkan

    Aturan PPKM Jawa-Bali: Kapasitas Mal 50 Persen, Tempat Permainan Anak di Mal Dibolehkan

    Nasional
    PPKM Diperpanjang, Ini Aturan Masuk Tempat Wisata

    PPKM Diperpanjang, Ini Aturan Masuk Tempat Wisata

    Nasional
    KPK Lakukan OTT di Riau

    KPK Lakukan OTT di Riau

    Nasional
    Luhut Sebut Kasus Aktif Covid-19 Bisa Tersisa 1.000 jika Kasus Positif Terus Turun

    Luhut Sebut Kasus Aktif Covid-19 Bisa Tersisa 1.000 jika Kasus Positif Terus Turun

    Nasional
    Sidang Kasus Unlawful Killing terhadap Laskar FPI, Dua Polisi Didakwa Pasal Pembunuhan-Penganiayaan

    Sidang Kasus Unlawful Killing terhadap Laskar FPI, Dua Polisi Didakwa Pasal Pembunuhan-Penganiayaan

    Nasional
    PPKM Diperpanjang, Ini Daftar Daerah di Sumatera Berstatus Level 3

    PPKM Diperpanjang, Ini Daftar Daerah di Sumatera Berstatus Level 3

    Nasional
    Gubernur Semakin Berpeluang Menjadi Presiden...

    Gubernur Semakin Berpeluang Menjadi Presiden...

    Nasional
    Aturan PPKM Level 1-2 di Jawa dan Bali, Bioskop Dibuka untuk Anak di Bawah 12 Tahun

    Aturan PPKM Level 1-2 di Jawa dan Bali, Bioskop Dibuka untuk Anak di Bawah 12 Tahun

    Nasional
    PPKM Diperpanjang, Ini Daftar 18 Daerah di Luar Jawa-Bali Berstatus Level 1

    PPKM Diperpanjang, Ini Daftar 18 Daerah di Luar Jawa-Bali Berstatus Level 1

    Nasional
    Jokowi Terima Kunjungan Menlu Malaysia, Ini yang Dibahas

    Jokowi Terima Kunjungan Menlu Malaysia, Ini yang Dibahas

    Nasional
    Jokowi Perintahkan Para Menteri Siapkan Mitigasi Lonjakan Kasus Covid-19 akibat Libur Natal dan Tahun Baru

    Jokowi Perintahkan Para Menteri Siapkan Mitigasi Lonjakan Kasus Covid-19 akibat Libur Natal dan Tahun Baru

    Nasional
    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, DKI Jakarta Berstatus Level 2

    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, DKI Jakarta Berstatus Level 2

    Nasional
    Seputar Perpanjangan PPKM: Penyesuaian Aktivitas Anak hingga Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

    Seputar Perpanjangan PPKM: Penyesuaian Aktivitas Anak hingga Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.