Kompas.com - 05/12/2012, 11:59 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas mengakui, KPK telah menerima surat dari Polri terkait status 13 penyidiknya. Dalam surat yang diterima tanggal 30 November 2012 itu dinyatakan bahwa Polri tidak memperpanjang masa tugas 13 penyidik tersebut. Dengan demikian, total penyidik yang tidak diperpanjang oleh Polri berjumlah 27 orang. Namun, menurut Busyro, 6 dari 13 penyidik itu telah dialihstatuskan sebagai pegawai KPK.

"Seperti yang dulu-dulu, ada yang mau kembali silakan," kata Busyro di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (5/12/2012).

Para penyidik yang ditarik ini telah habis masa tugasnya di KPK sejak awal November lalu. Sebagian besar telah bertugas di KPK selama lima tahun. "Yang ditarik itu yang sudah habis masa tugasnya, ada yang 5 tahun," ujarnya.

Sebelumnya, Polri juga pernah menyatakan, masa tugas 14 penyidik habis pada awal November lalu. Sebanyak enam di antaranya merupakan penyidik yang mengundurkan diri. Sementara itu, menurut Polri, KPK meminta agar tujuh penyidik diperpanjang atau tetap bertugas di lembaga antikorupsi tersebut. Pada September 2012 lalu, Polri juga tidak memperpanjang masa tugas 20 penyidik. Padahal, sebelumnya, Kapolri Jenderal Timur Pradopo berjanji tidak akan menarik kembali penyidik di KPK. Hal itu disampaikan Timur setelah Inspektur Jenderal Djoko Susilo resmi ditahan oleh KPK atas kasus dugaan korupsi simulator SIM di Korlantas Polri 2011, Senin (3/6/2012).

Baca juga:
Novel Baswedan Termasuk Penyidik yang Ditarik Polri
Djoko Ditahan, Kapolri Jamin Tak Tarik Penyidik KPK
Djoko Susilo Ditahan, Polri Tarik 13 Penyidik KPK

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Dugaan Korupsi Korlantas Polri
KPK Krisis Penyidik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Istri Ferdy Sambo Jadi Tersangka, Komnas Perempuan Dorong Pendampingan Psikologis

    Istri Ferdy Sambo Jadi Tersangka, Komnas Perempuan Dorong Pendampingan Psikologis

    Nasional
    Komnas HAM Ingatkan Istri Ferdy Sambo Jujur soal Penembakan Brigadir J

    Komnas HAM Ingatkan Istri Ferdy Sambo Jujur soal Penembakan Brigadir J

    Nasional
    KPK Sebut Sumir Laporan Ubedilah Badrun soal Dugaan Korupsi Anak Jokowi

    KPK Sebut Sumir Laporan Ubedilah Badrun soal Dugaan Korupsi Anak Jokowi

    Nasional
    Soal Koalisi Gerindra-PKB yang Cepat Terbentuk, Muzani Sebut Karena Kesamaan Misi dan Cara Pandang

    Soal Koalisi Gerindra-PKB yang Cepat Terbentuk, Muzani Sebut Karena Kesamaan Misi dan Cara Pandang

    Nasional
    Kawal PTM Aman Saat Pandemi, IDAI: Tetap Jalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat

    Kawal PTM Aman Saat Pandemi, IDAI: Tetap Jalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat

    Nasional
    Penampilan Farel Prayoga 'Ojo Dibandingke' di Istana Negara Jadi Kekayaan Intelektual, Yang Putar Videonya Bakal Ditagih Royalti

    Penampilan Farel Prayoga "Ojo Dibandingke" di Istana Negara Jadi Kekayaan Intelektual, Yang Putar Videonya Bakal Ditagih Royalti

    Nasional
    Polri Tunggu Penyidik Soal Sangkaan Pasal 6 Polisi Terkait 'Obstruction of Justice' Kasus Brigadir J

    Polri Tunggu Penyidik Soal Sangkaan Pasal 6 Polisi Terkait "Obstruction of Justice" Kasus Brigadir J

    Nasional
    Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat: Kesehatan dan Ketenagakerjaan Sebagai Pondasi

    Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat: Kesehatan dan Ketenagakerjaan Sebagai Pondasi

    Nasional
    Istri Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Wakil Ketua Komisi III: Wujud Keseriusan Kapolri

    Istri Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Wakil Ketua Komisi III: Wujud Keseriusan Kapolri

    Nasional
    Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan karena Sakit, Anggota Komisi III: Alasan Klasik

    Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan karena Sakit, Anggota Komisi III: Alasan Klasik

    Nasional
    Larang Kekerasan di IPDN, Mendagri: Tak Ada Gunanya, Harus Diputus

    Larang Kekerasan di IPDN, Mendagri: Tak Ada Gunanya, Harus Diputus

    Nasional
    UPDATE 19 Agustus 2022: Bertambah 5.163, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.306.686

    UPDATE 19 Agustus 2022: Bertambah 5.163, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.306.686

    Nasional
    Bareskrim: Ancaman Bagi Polisi yang Halangi Penyidikan Kasus Brigadir J Lumayan Tinggi

    Bareskrim: Ancaman Bagi Polisi yang Halangi Penyidikan Kasus Brigadir J Lumayan Tinggi

    Nasional
    Stafsus Mensesneg Sebut 'Reshuffle' Kabinet Sangat Memungkinkan Terjadi

    Stafsus Mensesneg Sebut "Reshuffle" Kabinet Sangat Memungkinkan Terjadi

    Nasional
    6 Polisi Terbukti Diduga Halangi Penyidikan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Bareskrim: Bisa Bertambah

    6 Polisi Terbukti Diduga Halangi Penyidikan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Bareskrim: Bisa Bertambah

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.