Kompas.com - 29/11/2012, 12:08 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Terdakwa kasus dugaan suap kepengurusan anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Pendidikan Nasional Angelina Sondakh mengaku siap bertemu dengan mantan rekan separtainya, Muhammad Nazaruddin, dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (20/11/2012). Nazaruddin dijadwalkan menjadi saksi bagi Angelina.

"Semua saksi. Sudah dari awal, pengacara saya mengatakan untuk menghadapi permasalahan ini," kata Angelina di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta (Pengadilan Tipikor Jakarta) sebelum menjalani persidangan.

Dia pun berharap, semua saksi, termasuk Nazaruddin, bisa memperjelas perkaranya sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran dalam pemberitaan. "Nazaruddin itu penting untuk membuat terang kasus ini," kata Angelina.

Sedianya, Nazaruddin bersaksi untuk Angie pada minggu lalu. Namun, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu tidak memenuhi panggilan persidangan. Demikian juga dengan anggota DPR asal Fraksi Partai Demokrat, Max Sopacua, dan mantan wartawan Antara, Jefri M Rawis. Ketiga orang itu dua kali tidak memenuhi panggilan persidangan. Salah satu pengacara Nazaruddin, Rufinus Hutahuruk, mengaku tidak tahu pasti apakah kliennya akan memenuhi panggilan persidangan hari ini atau tidak.

"Kayaknya sih datang, tapi saya belum tahu pasti karena belum cek. Kita lihat saja nanti," kata Rufinus.

Sementara itu, Max Sopacua sebelumnya mengaku siap menjadi saksi untuk Angie.

Dalam kasus ini, Angie didakwa menerima pemberian atau janji dari Grup Permai senilai total Rp 12 miliar dan 2.350.000 dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp 22 miliar. Pemberian tersebut merupakan imbalan atau fee atas jasa Angelina dalam menggiring anggaran untuk proyek program pendidikan tinggi di Kemdiknas dan program pengadaan sarana-prasarana olahraga Kemenpora.

Berita terkait kasus yang menjerat Angie dapat diikuti dalam topik:
Dugaan Suap Angelina Sondakh

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pemindahan IKN Diklaim Jadi Momentum Reformasi Birokrasi Pusat

    Pemindahan IKN Diklaim Jadi Momentum Reformasi Birokrasi Pusat

    Nasional
    Fokus Rekrut PPPK, Pemerintah Tiadakan Penerimaan CPNS Tahun ini

    Fokus Rekrut PPPK, Pemerintah Tiadakan Penerimaan CPNS Tahun ini

    Nasional
    Nadiem: Kurikulum Prototipe Akan Kembalikan Peran Guru sebagai Pemimpin Pembelajaran

    Nadiem: Kurikulum Prototipe Akan Kembalikan Peran Guru sebagai Pemimpin Pembelajaran

    Nasional
    Rapat Mensos dengan Komisi VIII Memanas Gara-gara Persoalan Komunikasi, Sekjen Kemensos Diminta Keluar

    Rapat Mensos dengan Komisi VIII Memanas Gara-gara Persoalan Komunikasi, Sekjen Kemensos Diminta Keluar

    Nasional
    Kemenkes: 882 Kasus Omicron di Indonesia, 649 dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri

    Kemenkes: 882 Kasus Omicron di Indonesia, 649 dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri

    Nasional
    Dua Orang Dekat Jokowi dalam Bursa Calon Pangkostrad

    Dua Orang Dekat Jokowi dalam Bursa Calon Pangkostrad

    Nasional
    Timsel Libatkan BIN-PPATK untuk Cek Rekam Jejak Calon Anggota KPU-Bawaslu

    Timsel Libatkan BIN-PPATK untuk Cek Rekam Jejak Calon Anggota KPU-Bawaslu

    Nasional
    OTT di Langkat, KPK Amankan Sejumlah Orang

    OTT di Langkat, KPK Amankan Sejumlah Orang

    Nasional
    KPK Tangkap Tangan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin

    KPK Tangkap Tangan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin

    Nasional
    Tingkatkan Peran Pemuda Dalam Perdamaian Dunia, Dompet Dhuafa Gelar “Youth for Peace Camp”

    Tingkatkan Peran Pemuda Dalam Perdamaian Dunia, Dompet Dhuafa Gelar “Youth for Peace Camp”

    Nasional
    Kasus Harian Covid-19 pada 18 Januari Tertinggi Sejak Oktober 2021

    Kasus Harian Covid-19 pada 18 Januari Tertinggi Sejak Oktober 2021

    Nasional
    Anggaran Kemendesa PDTT 2021 Terserap Rp 2,94 Triliun, Berikut Rinciannya

    Anggaran Kemendesa PDTT 2021 Terserap Rp 2,94 Triliun, Berikut Rinciannya

    Nasional
    Ketua Timsel Sebut DPR Sudah Terima Surpres Calon Anggota KPU-Bawaslu

    Ketua Timsel Sebut DPR Sudah Terima Surpres Calon Anggota KPU-Bawaslu

    Nasional
    Kementerian KP Susun Laporan Keuangan Bidang Riset dan Pengembangan SDM

    Kementerian KP Susun Laporan Keuangan Bidang Riset dan Pengembangan SDM

    Nasional
    Saksi Sebut Munarman Hadir dalam Baiat ISIS di Ciputat Tahun 2014

    Saksi Sebut Munarman Hadir dalam Baiat ISIS di Ciputat Tahun 2014

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.