Liputan Ekspedisi Cincin Api Kompas Dapat Penghargaan

Kompas.com - 28/11/2012, 22:05 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Liputan Ekspedisi Cincin Api yang dimuat Kompas di berbagai platform mendapat penghargaan dari WAN-IFRA (Asosiasi Surat Kabar dan Penerbitan Berita Dunia).

Penghargaan diserahkan oleh Presiden WAN-IFRA, Jacob Mathew, didampingi CEO Atex, Asia Pacific, Jerome Laredo, kepada Wakil Pemimpin Redaksi Kompas, Budiman Tanuredjo, Rabu (28/11/2012) malam di Kuala Lumpur, Malaysia.

PT Kompas Media Nusantara menerima penghargaan emas untuk liputan Ekspedisi Cincin Api untuk kategori cross media dan perak untuk kategori publikasi Ekspedisi Cincin Api di perangkat tablet.

Sementara itu, Harian Tribun Pekanbaru mendapat penghargaan perunggu untuk kategori sosial media. Untuk kategori publikasi hasil liputan melalui perangkat tablet, Kompas kalah dari NDTV-India, Star Publication (Malaysia) Bhd, dan The News Straits Times Press (Malaysia) Bhd.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Saat Pemerintah Ajak Penyintas Covid-19 Sumbangkan Plasma Konvalesen...

    Saat Pemerintah Ajak Penyintas Covid-19 Sumbangkan Plasma Konvalesen...

    Nasional
    Epidemiolog Sayangkan Tak Ada Pengumuman ke Publik Saat Airlangga Idap Covid-19

    Epidemiolog Sayangkan Tak Ada Pengumuman ke Publik Saat Airlangga Idap Covid-19

    Nasional
    Kemensos Beri Trauma Healing Korban Gempa Sulawesi Barat

    Kemensos Beri Trauma Healing Korban Gempa Sulawesi Barat

    Nasional
    Hakim Sebut Andi Irfan Jaya Pembuat Action Plan untuk Bebaskan Djoko Tjandra

    Hakim Sebut Andi Irfan Jaya Pembuat Action Plan untuk Bebaskan Djoko Tjandra

    Nasional
    Perantara Suap Djoko Tjandra ke Jaksa Pinangki Divonis 6 Tahun Penjara

    Perantara Suap Djoko Tjandra ke Jaksa Pinangki Divonis 6 Tahun Penjara

    Nasional
    BNPB Distribusikan Bantukan ke 4 Desa Terisolasi akibat Gempa Sulbar

    BNPB Distribusikan Bantukan ke 4 Desa Terisolasi akibat Gempa Sulbar

    Nasional
    Menaker Sebut 3 RPP Ketenagakerjaan UU Cipta Kerja dalam Penyempurnaan

    Menaker Sebut 3 RPP Ketenagakerjaan UU Cipta Kerja dalam Penyempurnaan

    Nasional
    Kontroversi Swab Test Rizieq Shihab, Bima Arya Bakal Sanksi RS Ummi

    Kontroversi Swab Test Rizieq Shihab, Bima Arya Bakal Sanksi RS Ummi

    Nasional
    Soal Mobil Jokowi di Kalsel, Istana: Itu Hanya Genangan Air, Tak Halangi Presiden

    Soal Mobil Jokowi di Kalsel, Istana: Itu Hanya Genangan Air, Tak Halangi Presiden

    Nasional
    Airlangga Hartarto Penyintas Covid-19, Pejabat Publik Diminta Terbuka jika Terpapar

    Airlangga Hartarto Penyintas Covid-19, Pejabat Publik Diminta Terbuka jika Terpapar

    Nasional
    Kasus Kontroversi 'Swab Test', Bima Arya Ditanya Kronologi Rizieq Shihab Dirawat di RS Ummi

    Kasus Kontroversi "Swab Test", Bima Arya Ditanya Kronologi Rizieq Shihab Dirawat di RS Ummi

    Nasional
    Ketua PMI Jusuf Kalla Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

    Ketua PMI Jusuf Kalla Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

    Nasional
    Diperiksa KPK, Gubernur Bengkulu Bantah Terlibat Kasus Suap Edhy Prabowo

    Diperiksa KPK, Gubernur Bengkulu Bantah Terlibat Kasus Suap Edhy Prabowo

    Nasional
    Vaksinasi Covid-19 Mandiri Dinilai Berpotensi Gagalkan Target Herd Immunity

    Vaksinasi Covid-19 Mandiri Dinilai Berpotensi Gagalkan Target Herd Immunity

    Nasional
    Airlangga Hartarto Penyintas Covid-19, Epidemiolog Ingatkan soal Keterbukaan Pemerintah

    Airlangga Hartarto Penyintas Covid-19, Epidemiolog Ingatkan soal Keterbukaan Pemerintah

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X