HTI Yogya Minta Presiden Ambil Langkah Konkret

Kompas.com - 21/11/2012, 13:15 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Ratusan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI ) melakukan aksi di titik Nol Km Yogyakarta mengecam serangan Israel ke Palestina, Rabu (21/11/2012). Massa datang dengan membawa bendera Palestina dan poster-poster yang berisi kecaman terhadap Israel. Selain itu, mereka juga menyerukan perdamaian di Jalur Gaza.

Muhammad Ismail Yusanto, Juru Bicara HTI, mengatakan, jika serangan tidak segera dihentikan, akan jatuh lebih banyak korban jiwa. Pada bagian lain HTI juga mengajak semua elemen masyarakat untuk membantu memberikan sumbangan kemanusian bagi korban di Palestina. "Kami meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengambil tindakan nyata demi terciptanya perdamaian di kawasan Timur Tengah itu," ujarnya.

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga turut serta dalam aksi ini. Sampai saat ini, aksi damai masih berlangsung. Banyaknya massa HTI menyebabkan arus lalu lintas di kawasan Malioboro tersendat. 

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Wapres Ungkap Alasan Pemerintah Berencana Merger Bank Syariah BUMN

    Wapres Ungkap Alasan Pemerintah Berencana Merger Bank Syariah BUMN

    Nasional
    Partai Gerindra Gelar Kongres Luar Biasa 8 Agustus, Ini yang Akan Dibahas

    Partai Gerindra Gelar Kongres Luar Biasa 8 Agustus, Ini yang Akan Dibahas

    Nasional
    Kasus Fetish Kain Jarik Bisa Memperjelas Definisi Hasrat Seksual di RUU PKS

    Kasus Fetish Kain Jarik Bisa Memperjelas Definisi Hasrat Seksual di RUU PKS

    Nasional
    Pakar: Pemidanaan Korporasi Justru untuk Menyehatkan Korporasi

    Pakar: Pemidanaan Korporasi Justru untuk Menyehatkan Korporasi

    Nasional
    Protokol Diperketat, Kini Wajib Tunjukkan Hasil Swab Saat Masuk Istana

    Protokol Diperketat, Kini Wajib Tunjukkan Hasil Swab Saat Masuk Istana

    Nasional
    Penerapan Pasal Pencucian Uang dalam Kasus Korupsi Dinilai Masih Rendah

    Penerapan Pasal Pencucian Uang dalam Kasus Korupsi Dinilai Masih Rendah

    Nasional
    Belum Ada Tersangka di Kasus Dugaan Korupsi Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra

    Belum Ada Tersangka di Kasus Dugaan Korupsi Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra

    Nasional
    DPO Masuk ke Database Kependudukan, Mendagri: Lembaga Penegak Hukum Akan Terbantu

    DPO Masuk ke Database Kependudukan, Mendagri: Lembaga Penegak Hukum Akan Terbantu

    Nasional
    Sebut Indonesia Hadapi Banyak Tantangan, Ibas Kenang Pemerintahan SBY

    Sebut Indonesia Hadapi Banyak Tantangan, Ibas Kenang Pemerintahan SBY

    Nasional
    Doni Monardo Minta Jawa Barat Seimbangkan Prioritas Penanganan Covid-19

    Doni Monardo Minta Jawa Barat Seimbangkan Prioritas Penanganan Covid-19

    Nasional
    Pandemi Covid-19, Fraksi Partai Demokrat Siap Kawal Isu Kesehatan dan Ekonomi

    Pandemi Covid-19, Fraksi Partai Demokrat Siap Kawal Isu Kesehatan dan Ekonomi

    Nasional
    Sambut HUT RI, Pemerintah Gelar Lomba Bikin Video Berhadiah Rp 1 Miliar

    Sambut HUT RI, Pemerintah Gelar Lomba Bikin Video Berhadiah Rp 1 Miliar

    Nasional
    Diduga Ada Penerimaan Hadiah oleh Penyelenggara Negara dalam Kasus Red Notice Djoko Tjandra

    Diduga Ada Penerimaan Hadiah oleh Penyelenggara Negara dalam Kasus Red Notice Djoko Tjandra

    Nasional
    Pakar Komunikasi: Kampanye Masker Lebih Tepat untuk Kelompok yang Anggap Covid-19 Tak Bahaya

    Pakar Komunikasi: Kampanye Masker Lebih Tepat untuk Kelompok yang Anggap Covid-19 Tak Bahaya

    Nasional
    Jokowi Sebut Pandemi Covid-19 Momentum Transformasi Pariwisata

    Jokowi Sebut Pandemi Covid-19 Momentum Transformasi Pariwisata

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X