HTI Desak Pengiriman TNI ke Gaza

Kompas.com - 21/11/2012, 11:28 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

MALANG, KOMPAS.com - Ratusan mahasiswa yang tergabung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Malang menggelar aksi mengecam tindakan Israel yang menyerang jalur Gaza Palestina. Aksi digelar di sepanjang Jalan Veteran, Kota Malang, Rabu (21/11/2012).

Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa membagi-bagikan selebaran tentang kecaman perlakuan Israel atas Palestina, kepada pengguna jalan. Berbagai poster kecaman ikut serta meramaikan aksi tersebut. Salah satu poster yang dibentangkan berisi seruan  "Hilangkan Israel dari Peta Dunia".

"Pemerintah AS juga terlibat dalam serangan itu," kata Akbar Patria Kurniantoro, korlap aksi. Selain itu, kata Akbar, HTI pun mendesak negara-negara muslim di dunia, terutama Indonesia untuk segera mengirimkan tentara membantu Palestina.

"Pengiriman tentara ke jalur Gaza itu langkah paling efektif. Jika masing-masing negara muslim mengirimkan tentaranya, sedikitnya 500 tentara, maka paling tidak bisa menghimpun 25.000 tentara yang membantu Palestina. Hanya dengan cara ini yang bisa melindungi rakyat di jalur Gaza," katanya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun harus menjadi pelopor pengiriman tentara ke Jalur Gaza. "Agar negara muslim lainnya tergerak untuk melindungi rakyat Palestina. Indonesia jangan berdiam diri melihat saudara kita mati tertembak," katanya.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    KPK Periksa Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia, Firli: Sudah Masuk Penyidikan

    KPK Periksa Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia, Firli: Sudah Masuk Penyidikan

    Nasional
    Amnesty: Selama 2010-2018, 95 Orang di Papua Jadi Korban Pembunuhan di Luar Proses Hukum

    Amnesty: Selama 2010-2018, 95 Orang di Papua Jadi Korban Pembunuhan di Luar Proses Hukum

    Nasional
    Dicopot dari Adhi Karya, Fadjroel Jabat Komisaris Waskita Karya

    Dicopot dari Adhi Karya, Fadjroel Jabat Komisaris Waskita Karya

    Nasional
    BW Sebut Kasus Nurhadi sebagai 'Family Corruption'

    BW Sebut Kasus Nurhadi sebagai "Family Corruption"

    Nasional
    KPK Mulai Terapkan New Normal, Hanya Setengah Pegawai Kerja di Kantor

    KPK Mulai Terapkan New Normal, Hanya Setengah Pegawai Kerja di Kantor

    Nasional
    Mendagri Minta Masa Kampanye Pilkada 2020 Diperpendek

    Mendagri Minta Masa Kampanye Pilkada 2020 Diperpendek

    Nasional
    Tangani Covid-19, China Serahkan Bantuan Alat Kesehatan kepada Pemerintah Indonesia

    Tangani Covid-19, China Serahkan Bantuan Alat Kesehatan kepada Pemerintah Indonesia

    Nasional
    Data Kemendagri, Penularan Covid-19 Masih Tinggi di 18 Provinsi Ini, Jakarta Tak Termasuk

    Data Kemendagri, Penularan Covid-19 Masih Tinggi di 18 Provinsi Ini, Jakarta Tak Termasuk

    Nasional
    Kemendagri: 85 Kabupaten/Kota Zona Merah Covid-19, 102 Zona Hijau

    Kemendagri: 85 Kabupaten/Kota Zona Merah Covid-19, 102 Zona Hijau

    Nasional
    BPJS Kesehatan Beri Keringanan bagi Peserta yang Menunggak Iuran

    BPJS Kesehatan Beri Keringanan bagi Peserta yang Menunggak Iuran

    Nasional
    Amnesty Internasional Sampaikan Lima Masalah HAM di Papua ke PBB

    Amnesty Internasional Sampaikan Lima Masalah HAM di Papua ke PBB

    Nasional
    Jubir Pemerintah: Kuncinya Aman dari Covid-19, Selanjutnya Bisa Produktif

    Jubir Pemerintah: Kuncinya Aman dari Covid-19, Selanjutnya Bisa Produktif

    Nasional
    Targetkan 20.000 Tes Covid-19 Per Hari, Pemerintah Pastikan Jumlah Lab Cukup

    Targetkan 20.000 Tes Covid-19 Per Hari, Pemerintah Pastikan Jumlah Lab Cukup

    Nasional
    KPK Periksa Eks Dirut Budi Santoso, Dalami Dugaan Korupsi di PT Dirgantara Indonesia

    KPK Periksa Eks Dirut Budi Santoso, Dalami Dugaan Korupsi di PT Dirgantara Indonesia

    Nasional
    BNPB: 1.427 Bencana Terjadi dari 1 Januari-5 Juni 2020

    BNPB: 1.427 Bencana Terjadi dari 1 Januari-5 Juni 2020

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X