Kompas.com - 19/11/2012, 07:53 WIB
Penulis Khaerudin
|
EditorNasru Alam Aziz

JAKARTA, KOMPAS.com -- Laporan Sekretaris Kabinet Dipo Alam kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kongkalikong antara pejabat di tiga kementerian dengan anggota DPR harus dilihat secara kritis. Laporan Dipo tersebut juga bisa saja untuk mengalihkan isu dari perhatian publik terhadap sejumlah skandal korupsi yang mengarah ke Istana.

Dengan melihat sepak terjang dan integritas Dipo, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Indra meragukan kebenaran laporan tersebut. "Lihat saja dalam beberapa bulan terakhir Dipo Alam cukup sering tampil ke publik dengan menyajikan isu-isu hangat dan akrobatik yang berhasil mengalihkan perhatian serta fokus publik atas beberapa mega skandal, seperti kasus Century, Hambalang, dan yang terbaru adalah skandal grasi bandar narkoba. Sepertinya Dipo Alam memang punya tugas khusus dari 'tuannya' untuk memproduksi isu guna menutupi skandal tertentu," tutur Indra, Senin (19/11/2012) di Jakarta,

Indra menyarankan, publik sebaiknya menunggu hasil telaahan KPK atas laporan Dipo dan tak perlu menduga kementerian mana saja yang dilaporkan.

Berdasarkan penelusuran Kompas, ada tiga kementerian yang dilaporkan Dipo ke KPK, yakni Kementerian Pertahanan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Perdagangan. Sementara anggota DPR yang dilaporkan adalah mereka yang duduk di komisi yang menjadi mitra ketiga kementrian tersebut.

"Kita tunggu saja hasil verifikasi dan telaahan KPK. Prinsipnya saya sangat setuju bahwa tidak boleh ada konkalingkong anggaran APBN di kementrian," kata Indra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Besok, Prabowo-Cak Imin Berangkat Bareng ke KPU dari Masjid Sunda Kelapa

    Besok, Prabowo-Cak Imin Berangkat Bareng ke KPU dari Masjid Sunda Kelapa

    Nasional
    Pengamat Sebut Jokowi 'Ada Hati' dengan Prabowo sebagai Capres 2024

    Pengamat Sebut Jokowi 'Ada Hati' dengan Prabowo sebagai Capres 2024

    Nasional
    Pengamat: Sangat Masuk Akal jika Jokowi Dekat dan Dukung Prabowo

    Pengamat: Sangat Masuk Akal jika Jokowi Dekat dan Dukung Prabowo

    Nasional
    Kontroversi Hendra Kurniawan, Jenderal yang Diduga Larang Keluarga Buka Peti Jenazah Brigadir J

    Kontroversi Hendra Kurniawan, Jenderal yang Diduga Larang Keluarga Buka Peti Jenazah Brigadir J

    Nasional
    LPSK Akan Temui Bharada E di Tahanan

    LPSK Akan Temui Bharada E di Tahanan

    Nasional
    Pengacara Ungkap Bharada E Diperintah Atasan untuk Tembak Brigadir J

    Pengacara Ungkap Bharada E Diperintah Atasan untuk Tembak Brigadir J

    Nasional
    Istri Ferdy Sambo ke Mako Brimob: Saya Percaya dan Mencintai Suami Saya

    Istri Ferdy Sambo ke Mako Brimob: Saya Percaya dan Mencintai Suami Saya

    Nasional
    Partai Republiku Indonesia, Hanura, PKB, dan Gerindra Daftar Jadi Peserta Pemilu Besok

    Partai Republiku Indonesia, Hanura, PKB, dan Gerindra Daftar Jadi Peserta Pemilu Besok

    Nasional
    Dokumen Pendaftaran Peserta Pemilu Partai Gelora Dinyatakan Lengkap

    Dokumen Pendaftaran Peserta Pemilu Partai Gelora Dinyatakan Lengkap

    Nasional
    Polri Tahan Sopir dan Ajudan Istri Irjen Ferdy Sambo

    Polri Tahan Sopir dan Ajudan Istri Irjen Ferdy Sambo

    Nasional
    Sebulan Usai Brigadir J Tewas: Bharada E Tersangka, Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan Dicopot

    Sebulan Usai Brigadir J Tewas: Bharada E Tersangka, Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan Dicopot

    Nasional
    Pengacara: Bharada E Sudah Lebih Lega, Keterangannya Dicatat dalam BAP

    Pengacara: Bharada E Sudah Lebih Lega, Keterangannya Dicatat dalam BAP

    Nasional
    KPU Bentuk 8 Tim untuk Proses Pendaftaran Pemilu, 6 di Antaranya Urus Verifikasi

    KPU Bentuk 8 Tim untuk Proses Pendaftaran Pemilu, 6 di Antaranya Urus Verifikasi

    Nasional
    Striving for Equality, Nilai Kesetaraan ASEAN Para Games 2022 Sejalan dengan Sustainable Pathway MIND ID

    Striving for Equality, Nilai Kesetaraan ASEAN Para Games 2022 Sejalan dengan Sustainable Pathway MIND ID

    Nasional
    Bharada E Sebut Sejumlah Nama yang Terlibat di Kasus Brigadir J dalam BAP-nya

    Bharada E Sebut Sejumlah Nama yang Terlibat di Kasus Brigadir J dalam BAP-nya

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.