Kompas.com - 13/11/2012, 12:39 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan buruh dari berbagai organisasi yang tergabung dalam Forum Buruh DKI kembali mendatangi Balaikota Jakarta, Selasa (13/11/2012) siang. Mereka sengaja datang untuk menuntut penetapan kenaikan upah minimun provinsi (UMP) sekaligus mengawal jalannya rapat penetapan upah yang akan digelar pada pukul 14 WIB nanti.

"Sangat ironis, sekian tahun UMP DKI yang ditetapkan berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan Daerah masih rendah, bahkan masih di bawah survei nilai kebutuhan hidup layak," kata Mohammad Toha, Sekretaris Jenderal Forum Buruh DKI.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ratusan massa buruh lainnya saat ini tengah bergerak dari kawasan industri Pulo Gadung dan Tanjung Priok untuk bergabung dalam aksi hari ini. Para buruh menuntut Gubernur DKI Joko Widodo menemui mereka dan mengancam akan terus menduduki Balaikota sampai tuntutan mereka dipenuhi.

Sebelumnya, Jokowi menyampaikan bahwa pihaknya masih terus menghitung nilai UMP. Pada prinsipnya, mantan Wali Kota Solo ini lebih mementingkan kesejahteraan para buruh dengan upah yang adil tanpa mengganggu berjalannya proses produksi perusahaan.

Saat ini, Jokowi masih berada di luar Balaikota karena mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam seminar penyatuan visi ekonomi dengan tema 'Bersama Menuju Indonesia Maju 2030' di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta. Sedangkan wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama, tengah menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Regional Jawa-Bali di DI Yogyakarta.

Saat ditemui, Sekretaris Dewan Pengupahan DKI Jakarta, Dwi Untoro mengaku berusaha untuk menetapkan UMP DKI pada siang ini. Akan tetapi ia menyampaikan sulitnya memenuhi seluruh tuntutan buruh yang meminta UMP setara dengan 141,5 persen angka kebutuhan hidup layak (KHL) DKI yang nilainya mencapai Rp 1.978.789.

Dwi mengatakan, Pemprov DKI akan menetapkan UMP sebesar 102 persen dari KHL atau setara dengan Rp 2.060.000. Sedangkan para buruh tetap bersikukuh dengan tuntutan 141,5 persen nilai KLH, yakni Rp 2.799.067.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berita terkait dapat diikuti di topik :

DEMO BURUH

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X