Kompas.com - 08/11/2012, 12:39 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Idris Laena belum akan mengambil jalur hukum dengan melaporkan Menteri BUMN Dahlan Iskan ke kepolisian terkait tuduhan dirinya melakukan pemerasan terhadap dua BUMN. Alasannya, sejauh ini Idris meyakini bahwa Dahlan tidak bermaksud menzaliminya.

Hal itu dikatakan Idris saat jumpa pers di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (8/11/2012), menyikapi keterangan Dahlan kepada Badan Kehormatan DPR. Dalam jumpa pers itu, Idris tidak didampingi pengacara.

Meski demikian, Idris menilai, penjelasan Dahlan kepada Badan Kehormatan DPR telah mencemarkan nama baiknya dan keluarga serta mengganggu psikologis anak-anaknya. Pasalnya, kata dia, keterangan Dahlan itu tanpa disertai bukti, hanya berdasarkan keterangan sepihak dari jajaran BUMN.

"Karena Dahlan menyampaikan laporannya kepada BK, maka saya merasa terpanggil dan punya kewajiban untuk segera menyampaikan keterangan secara lengkap kepada BK," kata Idris.

Oleh karena itu, ia tak mau banyak berkomentar mengenai tuduhan Dahlan. Seusai jumpa pers sekitar 7 menit, Idris langsung meninggalkan ruangan tanpa berkomentar.

Seperti diberitakan, kepada BK, Dahlan menyebut ada tiga peristiwa upaya pemerasan tiga BUMN yang dilakukan oleh dua anggota Dewan, yakni Idris dan Sumaryoto (Fraksi PDI Perjuangan). Namun, Dahlan tak menyerahkan bukti atau hanya mengutip penjelasan jajaran direksi.

Dahlan mengatakan, permintaan komisi oleh dua anggota DPR terkait dengan pengalokasian anggaran penyertaan modal negara untuk sejumlah BUMN pada tahun ini. BUMN yang dimaksud adalah PT Garam (Persero), PT Merpati Nusantara Airlines (MNA), dan PT PAL Indonesia (Persero).

Sumaryoto juga telah membantah. Bahkan, dia telah menunjuk pengacara dan akan melaporkan Dahlan ke kepolisian jika BK memutuskan upaya pemerasan tidak terbukti.

Baca juga:
Idris Laena Bantah Tuduhan Dahlan
Idris Laena Siap Hadapi Dahlan Iskan
PDI-P Sebut Dahlan Kampungan
Politisi Pemeras BUMN Berinisial S dan IL
Ada Anggota DPR yang Minta 2.000 Ton Gula!

Baca juga berita terkait dalam topik:
Dahlan Iskan Versus DPR

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Tito Karnavian Kenang Perjumpaan Terakhir dengan Tjahjo Kumolo di Sidang Kabinet

    Tito Karnavian Kenang Perjumpaan Terakhir dengan Tjahjo Kumolo di Sidang Kabinet

    Nasional
    Tahlilan di Rumah Duka Tjahjo Kumolo, Menteri Basuki: Saya Sangat Kehilangan...

    Tahlilan di Rumah Duka Tjahjo Kumolo, Menteri Basuki: Saya Sangat Kehilangan...

    Nasional
    UPDATE 2 Juli: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 81,20 Persen, Ketiga 24,45 Persen

    UPDATE 2 Juli: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 81,20 Persen, Ketiga 24,45 Persen

    Nasional
    Tito Karnavian: Kemendagri Sangat Berduka untuk Pak Tjahjo

    Tito Karnavian: Kemendagri Sangat Berduka untuk Pak Tjahjo

    Nasional
    UPDATE 2 Juli: Tambah 1.794, Total Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.092.303

    UPDATE 2 Juli: Tambah 1.794, Total Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.092.303

    Nasional
    Rusia Masih Invasi Ukraina, Dino Patti Djalal: Sulit Berharap Jokowi Bisa Hentikan Aksi Militer dalam Sekali Kunjungan

    Rusia Masih Invasi Ukraina, Dino Patti Djalal: Sulit Berharap Jokowi Bisa Hentikan Aksi Militer dalam Sekali Kunjungan

    Nasional
    Bertemu Surya Paloh, Bamsoet Dapat Usul Masukkan Lagi Utusan Golongan sebagai Anggota MPR

    Bertemu Surya Paloh, Bamsoet Dapat Usul Masukkan Lagi Utusan Golongan sebagai Anggota MPR

    Nasional
    Satu Suara Usung Prabowo Capres, Gerindra: Sahabat-sahabat PKB, Kebangkitan Indonesia Raya di Depan Mata

    Satu Suara Usung Prabowo Capres, Gerindra: Sahabat-sahabat PKB, Kebangkitan Indonesia Raya di Depan Mata

    Nasional
    Menteri PAN-RB Ad Interim Mahfud MD, Pengganti Tjahjo Kumolo Tunggu Keputusan Presiden

    Menteri PAN-RB Ad Interim Mahfud MD, Pengganti Tjahjo Kumolo Tunggu Keputusan Presiden

    Nasional
    Pengamat: Koalisi Gerindra-PKB Lebih Baik Usung Prabowo dan Khofifah daripada dengan Cak Imin

    Pengamat: Koalisi Gerindra-PKB Lebih Baik Usung Prabowo dan Khofifah daripada dengan Cak Imin

    Nasional
    Analisis Dino Patti Djalal: Zelensky Lihat Jokowi Bawa Misi Damai, Putin Anggap Kunjungan Bilateral Semata

    Analisis Dino Patti Djalal: Zelensky Lihat Jokowi Bawa Misi Damai, Putin Anggap Kunjungan Bilateral Semata

    Nasional
    Janji Jokowi Besuk Tjahjo Kumolo yang Urung Terwujud...

    Janji Jokowi Besuk Tjahjo Kumolo yang Urung Terwujud...

    Nasional
    Jika Ingin Rebut Suara, Koalisi Gerindra-PKB Disarankan Usung Prabowo-Khofifah pada Pilpres 2024

    Jika Ingin Rebut Suara, Koalisi Gerindra-PKB Disarankan Usung Prabowo-Khofifah pada Pilpres 2024

    Nasional
    Kemenag Optimistis 100.052 Kuota Haji 2022 Terserap 100 Persen

    Kemenag Optimistis 100.052 Kuota Haji 2022 Terserap 100 Persen

    Nasional
    Tanggal 3 Juli Hari Memperingati Apa?

    Tanggal 3 Juli Hari Memperingati Apa?

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.