Kompas.com - 01/11/2012, 14:09 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan harus melaporkan informasi adanya pemerasan terhadap BUMN oleh anggota Dewan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Hal ini menunjukkan keseriusannya memberantas praktik suap di tubuh BUMN. Dahlan jangan lepas tangan dengan apa yang sudah dia sampaikan.

"Dia (Dahlan) tidak bisa secara pengecut mundur dan lepas tangan terhadap apa yang sudah dia mulai," kata anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari melalui surat elektronik, Kamis (1/11/2012).

Hal itu dikatakan Eva menyikapi sikap Dahlan yang ragu melaporkan informasi adanya pemerasan BUMN oleh anggota Dewan kepada KPK. Alasannya, ia tidak ingin kasus ini menjadi sebuah kasus yang ramai. Dahlan juga tidak ingin kasus ini juga mengikis fokus dia, khususnya membenahi anak usaha BUMN.

"Saya tidak mau energi saya habis hanya karena mengurusi itu. Saya harus kerja keras memajukan BUMN," kata Dahlan.

Eva mengatakan, pernyataan Dahlan tidak menyebut nama politisi sudah merugikan banyak anggota Dewan. Apalagi pascapengakuan Dahlan, beredar informasi gelap yang berisi inisial-inisial politisi yang disebut memeras BUMN. Salah satunya berinisial EV dari Fraksi PDI-P yang kemudian dikaitkan dengan Eva Sundari.

Untuk itu, kata Eva, Dahlan harus memperbaiki kerugian yang sudah dialami anggota Dewan dengan membawa permasalahan itu ke KPK. "Dia serius membenahi negeri atau hanya mau cari selamat sendiri dengan menumbalkan politisi yang sekarang meriang akibat kemiripan inisial pemeras? Saya protes!," kata Eva.

Jika tidak membawa ke KPK, Eva menilai Dahlan hanya menunggangi permasalahan itu untuk kepentingan sendiri. "Sehingga dia disebut pahlawan kesiangan. Untuk menghindari hal itu, sebaiknya dibuka saja," pungkas Eva.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga:
Kalla: Dahlan Pasti Akan Terbuka, Tunggu Saja!
Priyo: Dahlan, Hati-hati Berbicara
Soal Upeti DPR, Tergantung Bukti Dahlan
PPATK Siap Lindungi Dahlan
Dahlan Diminta Laporkan Anggota DPR Pemeras ke KPK

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Dahlan Iskan Versus DPR

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    YLKI: Pemerintah Belum Transparan soal Harga Tes PCR, Kenapa Mudah Diturunkan?

    YLKI: Pemerintah Belum Transparan soal Harga Tes PCR, Kenapa Mudah Diturunkan?

    Nasional
    Kecelakan LRT dan Transjakarta, Ketua DPR: Keamanan dan Keselamatan Transportasi adalah Hak

    Kecelakan LRT dan Transjakarta, Ketua DPR: Keamanan dan Keselamatan Transportasi adalah Hak

    Nasional
    PT DI Kirim Satu Unit Pesawat NC212i Pesanan Kemenhan untuk TNI AU

    PT DI Kirim Satu Unit Pesawat NC212i Pesanan Kemenhan untuk TNI AU

    Nasional
    Jokowi: Dunia Masih Dihadapkan pada Ketidakpastian Covid-19, Tetap Hati-hati

    Jokowi: Dunia Masih Dihadapkan pada Ketidakpastian Covid-19, Tetap Hati-hati

    Nasional
    Untuk Realisasikan Tes PCR Rp 300.000, Kemenkes Akan Turunkan Harga Reagen

    Untuk Realisasikan Tes PCR Rp 300.000, Kemenkes Akan Turunkan Harga Reagen

    Nasional
    YLKI: Tidak Semua Moda Transportasi Harus Dikenakan Syarat Tes PCR

    YLKI: Tidak Semua Moda Transportasi Harus Dikenakan Syarat Tes PCR

    Nasional
    Kepada Lulusan Poltekesos Bandung, Risma: Ayo Kita Selesaikan Masalah Sosial

    Kepada Lulusan Poltekesos Bandung, Risma: Ayo Kita Selesaikan Masalah Sosial

    Nasional
    Pemerintah Pastikan Kesiapan Penyelenggaraan Peparnas XVI 2021 di Papua

    Pemerintah Pastikan Kesiapan Penyelenggaraan Peparnas XVI 2021 di Papua

    Nasional
    Hujan Deras Iringi Pemakaman Sudi Silalahi di TMP Kalibata

    Hujan Deras Iringi Pemakaman Sudi Silalahi di TMP Kalibata

    Nasional
    UPDATE 26 Oktober: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Tembus 54,9 Persen

    UPDATE 26 Oktober: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Tembus 54,9 Persen

    Nasional
    Sudi Silalahi, Jenderal Kepercayaan SBY Penanam Terung dan Pare

    Sudi Silalahi, Jenderal Kepercayaan SBY Penanam Terung dan Pare

    Nasional
    Presiden Minta Harga Tes PCR Rp 300.000, Wamenkes Jelaskan Hitung-hitungannya

    Presiden Minta Harga Tes PCR Rp 300.000, Wamenkes Jelaskan Hitung-hitungannya

    Nasional
    Wapres Sebut Keterbukaan Informasi Publik di Indonesia Terus Alami Perbaikan

    Wapres Sebut Keterbukaan Informasi Publik di Indonesia Terus Alami Perbaikan

    Nasional
    RI Terima 1 Juta Dosis Vaksin Sinovac, Hibah Pemerintah China

    RI Terima 1 Juta Dosis Vaksin Sinovac, Hibah Pemerintah China

    Nasional
    Panglima TNI Mutasi-Promosi 108 Perwira Tinggi AD, AU, dan AL, Ini Daftarnya

    Panglima TNI Mutasi-Promosi 108 Perwira Tinggi AD, AU, dan AL, Ini Daftarnya

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.