Kompas.com - 24/10/2012, 13:11 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

PONTIANAK, KOMPAS.com - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalimantan Barat memeriksa secara acak hewan kurban di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Hasilnya, ada banyak hewan kurban terutama kambing yang tidak memenuhi syarat untuk dikurbankan.             Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar Abdul Manaf Mustafa, Rabu (24/10/2012) mengungkapkan, dalam pemeriksaan acak beberapa hari lalu, ada 344 kambing dari 436 kambing yang tidak memenuhi syarat. "Semantara itu sapi cukup lumayan. Dari 62 ekor yang kami periksa, hanya delapan yang tidak memenuhi syarat," kata Manaf.             Hewan itu tidak memenuhi syarat sebagai hewan kurban karena berbagai sebab antara lain sakit, cacat, dan belum cukup umur. "Kami memasang tanda untuk hewan yang belum memenuhi syarat sebagai hewan kurban. Masyarakat bisa memerhatikan tanda itu supaya lebih mudah mencari hewan kurban yang memenuhi syarat," kata Manaf.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.