Polri: Kompol N Terlibat Penganiayaan Berat Tahun 2004

Kompas.com - 05/10/2012, 23:51 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com - Aparat kepolisian berupaya menangkap tersangka Kompol Novel, seorang penyidik di KPK, karena diduga terkait dengan kasus penganiayaan berat terhadap tersangka pencuri sarang burung walet di Bengkulu.

Dugaan penganiayaan berat itu diduga dilakukan Kompol Novel pada tahun 2004.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar di Jakarta, Jumat (5/10/2012) malam.

"Kompol N mau ditangkap karena terkait dugaan penganiayaan berat terhadap pencuri sarang burung walet di Bengkulu," kata Boy.

Penganiayaan berat yaitu penembakan pada kaki tersangka pencuri sarang burung walet itu, lanjut Boy, terjadi pada tahun 2004.

"Waktu itu, Kompol N menjadi Kasatreskrim di Polda Bengkulu," katanya.

Menurut Boy, penangkapan baru dilakukan saat ini karena korbannya baru melapor sekitar sebulan lalu.

Upaya penangkapan yang dilakukan anggota kepolisian dari Polda Bengkulu menimbulkan suasana mencekam di Gedung KPK. Sejumlah anggota kepolisian tampak berjaga-jaga di sejumlah titip di sekitar Gedung KPK dan mengawasi orang yang berlalu-lalang.

Namun, upaya tersebut tertahan karena tidak ada pimpinan KPK di tempat. Sejumlah petugas polisi berpakaian batik yang didampingi tiga pejabat Polda Metro Jaya tertahan di lobi KPK.

Sejumlah aktivis antikorupsi berkumpul di luar Gedung KPK untuk memberi dukungan kepada penyidik KPK. Beberapa tokoh juga tampak di lokasi seperti Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, Anies Baswedan, Fadjroel Rachman, dan Taufik Basari.

 

 

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    TNI AD Terima Laporan Hasil Uji Klinis Obat Anticovid-19, Diklaim Ampuh 90 Persen

    TNI AD Terima Laporan Hasil Uji Klinis Obat Anticovid-19, Diklaim Ampuh 90 Persen

    Nasional
    Ketua KPU Harap Semua Pihak Terapkan Protokol Kesehatan di Setiap Proses Pilkada 2020

    Ketua KPU Harap Semua Pihak Terapkan Protokol Kesehatan di Setiap Proses Pilkada 2020

    Nasional
    Jokowi Bersepeda Sambil Bagikan Masker di Kebun Raya Bogor

    Jokowi Bersepeda Sambil Bagikan Masker di Kebun Raya Bogor

    Nasional
    UPDATE : Tak Kurang dari 1.862.801 Spesimen Terkait Covid-19 Telah Diperiksa

    UPDATE : Tak Kurang dari 1.862.801 Spesimen Terkait Covid-19 Telah Diperiksa

    Nasional
    KPU: 226 Daerah Sudah Transfer 100 Persen Dana Pilkada 2020 ke Penyelenggara Pemilu

    KPU: 226 Daerah Sudah Transfer 100 Persen Dana Pilkada 2020 ke Penyelenggara Pemilu

    Nasional
    Azwar Anas: Pemimpin Ideal Itu yang Mendengarkan Aspirasi Rakyat

    Azwar Anas: Pemimpin Ideal Itu yang Mendengarkan Aspirasi Rakyat

    Nasional
    UPDATE : Kasus Suspek Covid-19 Tembus 76.327 Orang

    UPDATE : Kasus Suspek Covid-19 Tembus 76.327 Orang

    Nasional
    Bertambah 2.345 Kasus Baru Covid-19, DKI Catat Penambahan Tertinggi

    Bertambah 2.345 Kasus Baru Covid-19, DKI Catat Penambahan Tertinggi

    Nasional
    UPDATE 15 Agustus: Bertambah 50 Orang, Total 6.071 Pasien Covid-19 Meninggal

    UPDATE 15 Agustus: Bertambah 50 Orang, Total 6.071 Pasien Covid-19 Meninggal

    Nasional
    Update: Bertambah 2.345, Kasus Covid-19 Jadi 137.468 Orang

    Update: Bertambah 2.345, Kasus Covid-19 Jadi 137.468 Orang

    Nasional
    UPDATE 15 Agustus: Bertambah 1.703 Orang, Total 91.321 Pasien Sembuh dari Covid-19

    UPDATE 15 Agustus: Bertambah 1.703 Orang, Total 91.321 Pasien Sembuh dari Covid-19

    Nasional
    Erick Thohir Klaim Angka Kematian Covid-19 Indonesia Rendah

    Erick Thohir Klaim Angka Kematian Covid-19 Indonesia Rendah

    Nasional
    Bio Farma Memperkirakan Vaksin Covid-19 Diproduksi Februari atau Maret 2021

    Bio Farma Memperkirakan Vaksin Covid-19 Diproduksi Februari atau Maret 2021

    Nasional
    Muchdi Pr Klaim Tak Ada Dualisme di Tubuh Partai Berkarya

    Muchdi Pr Klaim Tak Ada Dualisme di Tubuh Partai Berkarya

    Nasional
    Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr Gelar Rakernas Sosialisasikan Hasil Munaslub

    Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr Gelar Rakernas Sosialisasikan Hasil Munaslub

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X