Saking Kesal, Limbad Singgung Masa Lalu Istrinya

Kompas.com - 04/10/2012, 16:19 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com -- Master faqir Limbad sepertinya kesal pada istri tuanya, Susi Indrawati, yang menuduhnya telah berzina dengan wanita muda bernama Benazir Endang. Limbad pun menyampaikan klarifikasi singkat melalui pesan elektronik.

"Ini ungkapan hati dan perasaanku, buat klarifikasi pemberitaan yang negatif menimpa pada saya," kata mentalis berambut gondrong itu.

Selama ini, Limbad memang menjalani 'kontrak bisu' dengan sebuah stasiun televisi, yang akhirnya menyulitkan dia membuat klarifikasi secara langsung. Namun, ia menilai pandangan publik selama ini sangat menyudutkannya.

"Rumor yang berkembang itu salah persepsi. Semuanya karena hanya sepihak, bukan pemberitaan dari kedua belah pihak," akunya.

Menurut Limbad, sang istri juga memiliki masa lalu yang tak lebih baik dari dirinya. "Istriku Susi juga punya historis atau masa lalu yang tidak pantas dan layak aku sampaikan ke publik, karena tidak etis. Sekali lagi saya tegaskan istri saya punya sifat dan watak yang super keras dari batu karang," jelas pria yang selalu membawa burung hantu bernama Limbird atau Burhan di setiap pertunjukannya itu.

Okki

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.