1.500 Personel Amankan Kedatangan Hillary Clinton

Kompas.com - 03/09/2012, 16:55 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan, pihaknya mengerahkan sekitar 1.500 personel gabungan TNI dan Polri untuk mengamankan kedatangan Hillary Clinton ke Jakarta, Senin (3/9/2012) sore ini. Pola pengamanan tidak ada yang khusus, hanya disamakan layaknya tamu-tamu negara pada umumnya.

"Untuk jumlah petugas yang diturunkan ada sekitar 1.500 orang. Ini gabungan," kata Rikwanto, Senin, di Mapolda Metro Jaya.

Rikwanto mengatakan, pengamanan akan dilakukan mulai dari Bandara Halim Perdana Kusuma hingga ke tempat-tempat yang akan dikunjungi Menteri Luar Negeri Amerika Serikat tersebut. Menurut dia, tidak ada pengamanan khusus yang dilakukan kepada Hillary meski aksi terorisme terjadi di Solo, Jawa Tengah.

"Tidak ada yang khusus, disamakan dengan pengamanan tamu negara lainnya. Itu (aksi teror) kami jadikan masukan, karena setiap tamu negara wajib perlancar acaranya. Yang jelas tamu negara luar negeri, diamankan dan dijaga dari perpindahan satu tempat ketempat yang lain, untuk pergi kemana saja itu fleksibel tergantung jadwal," ujar Rikwanto lagi.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Wahyono mengatakan, untuk kendatangan Hillary Clinton pihaknya tidak akan memberlakukan rekayasa lalu lintas. Penglihan arus lalu lintas akan dilaksanakan jika situasi jalanan Ibu Kota tidak memungkinkan lagi bisa dilewati.

"Tidak ada pengalihan arus. Kami hanya menjaga untuk patroli arusnya. Penglihan arus hanya melihat situasi saja," kata Wahyono.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pandemi Corona, Riset Ini Tegaskan Pentingnya Physical Distancing

    Pandemi Corona, Riset Ini Tegaskan Pentingnya Physical Distancing

    Nasional
    Instruksi Mendagri untuk Pemda soal Penanganan Corona, dari Realokasi Anggaran hingga Pengawasan Sembako

    Instruksi Mendagri untuk Pemda soal Penanganan Corona, dari Realokasi Anggaran hingga Pengawasan Sembako

    Nasional
    Pilkada 2020 Ditunda, Komnas HAM Ingatkan soal Hak Pilih Kelompok Rentan

    Pilkada 2020 Ditunda, Komnas HAM Ingatkan soal Hak Pilih Kelompok Rentan

    Nasional
    Gunakan Mesin TB-TCM, Pemeriksaan Spesimen Covid-19 Bisa Lebih Banyak dan Cepat

    Gunakan Mesin TB-TCM, Pemeriksaan Spesimen Covid-19 Bisa Lebih Banyak dan Cepat

    Nasional
    PBNU Imbau Nahdliyin Ikuti Kebijakan Pemerintah soal Mudik Lebaran

    PBNU Imbau Nahdliyin Ikuti Kebijakan Pemerintah soal Mudik Lebaran

    Nasional
    Gugus Tugas Covid-19 Pastikan APD untuk Tenaga Medis di Indonesia Tercukupi

    Gugus Tugas Covid-19 Pastikan APD untuk Tenaga Medis di Indonesia Tercukupi

    Nasional
    Wapres Tanya Ridwan Kamil soal Antisipasi Kedatangan Orang Rantau dan TKI, Ini Jawabannya

    Wapres Tanya Ridwan Kamil soal Antisipasi Kedatangan Orang Rantau dan TKI, Ini Jawabannya

    Nasional
    Komisi IX DPR Minta Pemerintah Percepat Melakukan Deteksi Covid-19

    Komisi IX DPR Minta Pemerintah Percepat Melakukan Deteksi Covid-19

    Nasional
    Ditanya Wapres Dampak Karantina Wilayah Cegah Covid-19, Ini Kata Ridwan Kamil

    Ditanya Wapres Dampak Karantina Wilayah Cegah Covid-19, Ini Kata Ridwan Kamil

    Nasional
    PLN Jamin Pasokan Listrik di Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Aman

    PLN Jamin Pasokan Listrik di Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Aman

    Nasional
    Kemendagri Minta Pemda Realokasi Anggaran Penanganan Covid-19 dalam 7 Hari ke Depan

    Kemendagri Minta Pemda Realokasi Anggaran Penanganan Covid-19 dalam 7 Hari ke Depan

    Nasional
    Lapor ke Wapres, Jabar Siapkan Rp 16 Triliun untuk Dampak Pandemi Covid-19

    Lapor ke Wapres, Jabar Siapkan Rp 16 Triliun untuk Dampak Pandemi Covid-19

    Nasional
    Ketua Gugus Tugas Harap Kepala Desa Terapkan Karantina Mandiri dalam Cegah Covid-19

    Ketua Gugus Tugas Harap Kepala Desa Terapkan Karantina Mandiri dalam Cegah Covid-19

    Nasional
    Pemerintah Akan Perbanyak Pemeriksaan Covid-19, Alat dari Swedia Siap Didatangkan

    Pemerintah Akan Perbanyak Pemeriksaan Covid-19, Alat dari Swedia Siap Didatangkan

    Nasional
    Wapres: Pemerintah Cari Strategi Tepat Putus Penularan Covid-19

    Wapres: Pemerintah Cari Strategi Tepat Putus Penularan Covid-19

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X