DKJT Siapkan Sejumlah Buku tentang Kesenian - Kompas.com

DKJT Siapkan Sejumlah Buku tentang Kesenian

Kompas.com - 07/08/2012, 20:29 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com -- Setelah dilantik beberapa waktu lalu, Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) mulai tahun ini merencanakan sejumlah program.

Selain menerbitkan buku Tari Bambangan-Cakil, sarasehan revitalisasi ketoprak, lokakarya fotografi mahasiswa, seminar peningkatan apresiasi sastra di kalangan masyarakat, DKJT juga akan menerbitkan buku Biografi Nartasabdha, Antologi Geguritan Jateng, Direktori Pewara Jateng, dan Direktori Pemusik Jateng.

Untuk membahas program-program tersebut Ketua Bidang Kerja Sama DKJT Gunoto Saparie mengatakan, DKJT akan menggelar Rapat Kerja Daerah 2012 pada awal September di Kampoeng Djawa, Sekatul, Kendal.

"Rakerda akan membahas program kerja DKJT tahun mendatang, sosialisasi program tahun ini, konsolidasi organisasi, dan sinkrosinasi program dengan dewan kesenian kabupaten/kota se-Jateng," papar Gunoto, Selasa (7/8/2012).

Menurut Gunoto selain diikuti seluruh pengurus harian dan komite-komite DKJT, rakerda juga akan diikuti para ketua dewan kesenian kabupaten/kota se-Jateng. Adapun narasumber dalam rakerda tersebut direncanakan Wakil Ketua DPRD Jateng Bambang Sadono dan Ketua Biro Bintal Sekretaris Daerah Jateng Sunarto.

"Bambang akan berbicara tentang fungsi dan peranan dewan kesenian, sedangkan Sunarto mengenai bantuan dana hibah dari pemprov untuk organisasi kemasyarakatan dan profesi," tutur Gunoto.

 

Gunoto mengatakan, DKJT dibentuk berdasarkan Intruksi Mendagri Nomor 5A Tahun 1993 tentang Dewan Kesenian. Tugas Dewan Kesenian menjadi mitra gubernur guna memberi saran dan pemikiran mengenai pembinaan kesenian di Jateng.

"Karena itu DKJT berusaha tidak terjebak menjadi semacam event organizer, yang hanya amenjadi pelaksana kegiatan kesenian. Kami juga berusaha menghindari tumpang tindih dengan kegiatan SKPD maupun dewan kesenian kabupaten/kota yang ada di Jateng," paparnya.

DKJT juga selalu berusaha mendesentralisasikan kegiatan-kegiatannya ke kabupaten/kota di Jateng. "DKJT adalah milik seluruh seniman Jateng, bukan hanya seniman Semarang. Karena itu DKJT berusaha untuk tidak Semarang-sentris," tandasnya.


EditorNasru Alam Aziz

Close Ads X