Kompas.com - 02/08/2012, 20:20 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak tiga anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri telah dibebastugaskan. Ketiganya adalah Wakil Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Brigadir Jenderal (Pol) Didik Purnomo, AKBP Teddy Rusmawan, dan Kompol berinisial LGM.

"Pada dasarnya yang jadi tersangka, tidak dibebani lagi dengan pelaksanaan tugas pokok dan tanggung jawabnya. Semua tersangka fokus pemeriksaan," kata Kepala Bagian Biro Penerangan Hukum Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, Kamis (2/8/2012).

Ketiganya yang dibebastugaskan adalah tersangka yang ditetapkan Polri. Sementara untuk Irjen Pol Djoko Susilo yang telah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka belum dibebastugaskan. "Pada prinsipnya yang di Polri ya, yang di KPK belum, karena kita belum dengar rencana pemeriksaan di sana," lanjut Boy.

Ketiganya kini telah diserahkan ke Penyidik Bareskrim Polri. Para anggota kepolisian ini pun akan segera di non-aktifkan. "Masalah nonaktif menunggu proses," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Anang Iskandar pada hari yang sama.

Diberitakan sebelumnya, Polri telah mengumumkan tersangka kasus korupsi pengadaan alat driving simulator pembuatan SIM tahun 2011 di Korlantas Polri. Kelimanya antara lain Wakil Kepala Korps Lalu Lintas (Wakakorlantas) Polri Brigadir Jenderal (Pol) Didik Purnomo sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek simulator SIM, Ketua Pengadaan Simulator SIM yakni AKBP Teddy Rusmawan, dan Bendahara Korlantas Polri seorang Kompol berinisial LGM.

Sementara dari pihak swasta yakni Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (PT CMMA) Budi Susanto dan Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia (PT ITI) Sukoco S Bambang. Kelimanya dijerat pasal 2 dan 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi nomor 20 tahun 2001 juncto pasal 55 KUHP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pemerintah Diminta Tak Gegabah Izinkan Kegiatan Berskala Besar

    Pemerintah Diminta Tak Gegabah Izinkan Kegiatan Berskala Besar

    Nasional
    Merosotnya Kepercayaan Publik pada KPK...

    Merosotnya Kepercayaan Publik pada KPK...

    Nasional
    Yang Perlu Diketahui soal Varian Baru Covid-19 Bernama R.1

    Yang Perlu Diketahui soal Varian Baru Covid-19 Bernama R.1

    Nasional
    [POPULER NASIONAL] Varian Baru Covid-19 di Jakarta Tembus 1.040 Kasus | Jokowi Ajak Masyarakat Sambut Pandemi Jadi Endemi

    [POPULER NASIONAL] Varian Baru Covid-19 di Jakarta Tembus 1.040 Kasus | Jokowi Ajak Masyarakat Sambut Pandemi Jadi Endemi

    Nasional
    Kepuasan atas Kinerja Jokowi Turun, Stafsus Mensesneg:Tak Begitu Jauh dengan Perhitungan Kami

    Kepuasan atas Kinerja Jokowi Turun, Stafsus Mensesneg:Tak Begitu Jauh dengan Perhitungan Kami

    Nasional
    Wakil Kasatreskrim Polrestabes Semarang Kenalkan Stepanus Robin ke Azis Syamsuddin

    Wakil Kasatreskrim Polrestabes Semarang Kenalkan Stepanus Robin ke Azis Syamsuddin

    Nasional
    Respons KPK soal Penurunan Tingkat Kepercayaan Publik

    Respons KPK soal Penurunan Tingkat Kepercayaan Publik

    Nasional
    Delapan Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

    Delapan Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

    Nasional
    Yahya Waloni Minta Maaf soal Ceramahnya yang Singgung SARA

    Yahya Waloni Minta Maaf soal Ceramahnya yang Singgung SARA

    Nasional
    Luhut Sebut 'Tracing' Covid-19 di Jawa-Bali Terus Meningkat

    Luhut Sebut "Tracing" Covid-19 di Jawa-Bali Terus Meningkat

    Nasional
    Pemerintah Siapkan Skema Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga secara Gratis dan Berbayar

    Pemerintah Siapkan Skema Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga secara Gratis dan Berbayar

    Nasional
    KSAL: Mahasiswa Pegang Peran Penting sebagai Pelopor Pembangunan Karakter Bangsa

    KSAL: Mahasiswa Pegang Peran Penting sebagai Pelopor Pembangunan Karakter Bangsa

    Nasional
    Ini Upaya Pemerintah Hindari Gelombang Baru Penularan Covid-19

    Ini Upaya Pemerintah Hindari Gelombang Baru Penularan Covid-19

    Nasional
    Airlangga: Presiden Jokowi Minta Serapan Dana DAU/DAK untuk Penanganan Covid-19 Terus Dipantau

    Airlangga: Presiden Jokowi Minta Serapan Dana DAU/DAK untuk Penanganan Covid-19 Terus Dipantau

    Nasional
    Soal Judicial Review AD/ART, Waketum Demokrat: Teror di Siang Bolong

    Soal Judicial Review AD/ART, Waketum Demokrat: Teror di Siang Bolong

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.