Kiriman Uang TKI Meningkat - Kompas.com

Kiriman Uang TKI Meningkat

Kompas.com - 20/07/2012, 02:59 WIB

Brebes, Kompas - Pengiriman uang dari tenaga kerja Indonesia di luar negeri untuk keluarga mereka di Indonesia hingga Mei 2012 mencapai Rp 11,04 triliun. Jumlah itu meningkat lagi sekitar 10-15 persen saat menjelang dan selama bulan Ramadhan serta menyambut Lebaran.

Di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memasuki bulan puasa, pengiriman uang melalui Western Union di Kantor Pos Brebes Rp 200 juta-Rp 300 juta per hari, padahal hari biasa hanya Rp 100 juta-Rp 200 juta per hari.

Manajer Pelayanan Kantor Pos Brebes Wintoro, Kamis (19/7), mengatakan, peningkatan kiriman uang dari luar negeri melalui Western Union terlihat sejak Senin pekan ini. Sebagian besar uang itu dikirim TKI dari Timur Tengah. Sisanya dari Malaysia, Singapura, Spanyol, dan Amerika Serikat. Jumlah uang yang dikirim Rp 10 juta-Rp 20 juta per orang.

Wintoro memperkirakan lonjakan pengiriman uang TKI terjadi pekan ketiga Ramadhan. Pengalaman tahun sebelumnya, pengiriman uang mulai pekan ketiga Ramadhan bisa mencapai Rp 500 juta per hari. Untuk mengatasi lonjakan jumlah pengiriman uang, Kantor Pos Brebes tetap membuka pelayanan penuh hingga pukul 17.00.

Romli (26), warga Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, mengaku setiap memasuki puasa selalu mendapat kiriman uang dari adiknya yang menjadi TKI di Riyadh, Arab Saudi. Uang itu dipergunakan untuk keperluan keluarga besarnya selama puasa dan Lebaran. Menjelang Lebaran tahun lalu, ia mendapat kiriman Rp 14 juta. ”Kemarin juga kirim Rp 12 juta,” ujarnya.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) di wilayah III Cirebon, Jawa Barat, meliputi Majalengka, Kuningan, Indramayu, dan Cirebon, hingga Juni 2012, remitansi dari TKI di wilayah tersebut tercatat Rp 151,8 miliar. Angka itu lebih tinggi 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2011, yakni Rp 138,4 miliar.

Akses lebih baik

Deputi BI Cirebon Bidang Ekonomi Moneter Bambang Mukti R, Kamis (19/7), mengatakan, rata-rata remitansi di wilayah Cirebon per bulan tahun 2010 adalah Rp 14,1 miliar, sedangkan tahun 2011 Rp 25,4 miliar. ”Kecenderungan remitansi memang terus naik dari tahun ke tahun. Selain fasilitas dan teknologi yang lebih mudah, ada akses informasi yang lebih baik soal pengiriman uang ini sehingga TKI lebih banyak yang mengirimkan uang daripada membawanya pulang langsung ke Indonesia,” kata Bambang.

Peningkatan remitansi terjadi karena jumlah TKI yang bekerja di sektor formal terus bertambah, sedangkan sektor informal terus berkurang. ”Kualitas pekerja dari Indonesia semakin baik dan gaji yang diperoleh makin besar,” kata Deputi Bidang Perlindungan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Lisna Yoeliani Poeloengan.

Jumlah remitansi terus meningkat dari 6,617 miliar dollar AS pada 2009 jadi 6,735 miliar dollar AS pada 2011. ”Untuk tahun 2012, sampai Mei sudah mencapai 1,2 miliar dollar AS,” kata Lisna. Kepala Divisi Pengembangan dan Kebijakan Sistem Pembayaran BI Ida Nuryanti memprediksi jumlah transaksi dari TKI pada 2012 akan mencapai Rp 15 triliun. (DEN/REK/WIE)


Editor

Terkini Lainnya

Berita Populer: Memanfaatkan Jeda Pemrosesan di ATM, Anak-anak Bisa Kuras ATM Anda

Berita Populer: Memanfaatkan Jeda Pemrosesan di ATM, Anak-anak Bisa Kuras ATM Anda

Regional
Pagi Ini, Dua Pemimpin Korea Berjumpa dalam Pertemuan Bersejarah

Pagi Ini, Dua Pemimpin Korea Berjumpa dalam Pertemuan Bersejarah

Internasional
Terungkapnya Pencuri 14 Laptop untuk UNBK di SMP Muhammadiyah Koja...

Terungkapnya Pencuri 14 Laptop untuk UNBK di SMP Muhammadiyah Koja...

Megapolitan
KPK Supervisi Enam Kasus Dugaan Korupsi di Riau

KPK Supervisi Enam Kasus Dugaan Korupsi di Riau

Nasional
C-130 B Hercules, T-1301 beristirahat di Museum Dirgantara Yogyakarta

C-130 B Hercules, T-1301 beristirahat di Museum Dirgantara Yogyakarta

Nasional
Moeldoko: Presiden Tidak Akan Korbankan Negara untuk Tenaga Kerja Asing

Moeldoko: Presiden Tidak Akan Korbankan Negara untuk Tenaga Kerja Asing

Regional
Berita Populer: Anak Diikat di Sepeda Motor, hingga Prediksi Kiamat oleh Da Vinci

Berita Populer: Anak Diikat di Sepeda Motor, hingga Prediksi Kiamat oleh Da Vinci

Internasional
Sejumlah Wilayah di Jabodetabek Akan Diguyur Hujan Hari Ini

Sejumlah Wilayah di Jabodetabek Akan Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Pengamat: Pertemuan Jokowi dengan Alumni 212 Luruskan yang 'Bengkok'

Pengamat: Pertemuan Jokowi dengan Alumni 212 Luruskan yang "Bengkok"

Nasional
Terjebak di Hutan Rehabilitasi, Seekor Macan Dahan Ditemukan di Pangkalan Bun

Terjebak di Hutan Rehabilitasi, Seekor Macan Dahan Ditemukan di Pangkalan Bun

Regional
'Indonesia Bisa Maju dengan Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda dan Wanita'

"Indonesia Bisa Maju dengan Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda dan Wanita"

Nasional
Melihat Lahan Parkir yang Akan Jadi Tempat Relokasi Pedagang Blok G

Melihat Lahan Parkir yang Akan Jadi Tempat Relokasi Pedagang Blok G

Megapolitan
Pencabutan Hak Politik Dinilai Signifikan Beri Efek Ngeri bagi Para Politisi

Pencabutan Hak Politik Dinilai Signifikan Beri Efek Ngeri bagi Para Politisi

Nasional
KPU Imbau Calon Kepala Daerah Tak Kampanyekan Capres Saat Pilkada

KPU Imbau Calon Kepala Daerah Tak Kampanyekan Capres Saat Pilkada

Nasional
Mengunjungi Taman Piknik, Oase di Tengah Hiruk Pikuk Kalimalang

Mengunjungi Taman Piknik, Oase di Tengah Hiruk Pikuk Kalimalang

Megapolitan

Close Ads X