Bukti Cukup, Hambalang Segera Naik ke Penyidikan - Kompas.com

Bukti Cukup, Hambalang Segera Naik ke Penyidikan

Kompas.com - 18/07/2012, 17:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan meningkatkan status penanganan Hambalang ke tahap penyidikan paling lambat pekan depan. Ketua KPK, Abraham Samad mengatakan kalau bukti yang diperoleh KPK sudah cukup.

"Pokoknya yang saya bisa pastikan bahwa kasus Hambalang akan naik ke penyidikan, paling lambat minggu depan," kata Abraham di Jakarta, Rabu (18/7/2012).

Jika Hambalang naik ke tahap penyidikan, artinya ada pihak yang ditetapkan KPK sebagai tersangka. Mengenai kemungkinan pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga yang menjadi tersangka pertama Hambalang, Abraham belum dapat memastikan hal tersebut.

"Itu juga belum bisa dipastikan. Satu-satunya yang saya bisa pastikan bahwa kasus Hambalang naik (ke penyidikan)," ujar Abraham.

Saat ditanya kemungkinan Menpora Andi Mallarangeng menjadi tersangka, Abraham enggan menjawab. Dia juga tidak dapat memastikan soal status pejabat Kemenpora berinisial DK yang disebut-sebut sebagai calon tersangka.

"Saya belum tahu persis karena belum keluar sprindik (surat perintah dimulainya penyidikan)-nya," kata Abraham.

Terkait penyelidikan Hambalang ini, KPK telah meminta keterangan sekitar 70 orang termasuk Andi, dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

Kepada Kompas, seorang penyidik KPK menyebutkan calon tersangka Hambalang berasal dari pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga berinisial DK.

Setelah DK, penyidik akan mengarah ke dugaan keterlibatan Menpora Andi Mallarangeng. Penyidik KPK mendalami kemungkinan unsur penyuapan terhadap Andi dalam kapasitasnya sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA).


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorTri Wahono

    Terkini Lainnya

    Berita Populer: Perang 'Paling Sopan', hingga 4 Mantan Presiden AS Reuni

    Berita Populer: Perang "Paling Sopan", hingga 4 Mantan Presiden AS Reuni

    Internasional
    Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Mengaku Usai Minum Jus

    Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Mengaku Usai Minum Jus

    Regional
    Pelajar SMP dan Kekasihnya di Bantaeng Akhirnya Menikah

    Pelajar SMP dan Kekasihnya di Bantaeng Akhirnya Menikah

    Regional
    Gatot Nurmantyo Pilih Capres, Berkuda hingga Pembangunan Manusia

    Gatot Nurmantyo Pilih Capres, Berkuda hingga Pembangunan Manusia

    Nasional
    Survei 'Kompas': Gatot dan Anies Teratas Jadi Cawapres bagi Prabowo

    Survei "Kompas": Gatot dan Anies Teratas Jadi Cawapres bagi Prabowo

    Nasional
    Hari Ini, Setya Novanto Hadapi Vonis Hakim

    Hari Ini, Setya Novanto Hadapi Vonis Hakim

    Nasional
    Berita Populer Politik: Survei 'Kompas' Elektabilitas Jokowi vs Prabowo dan Soal Ganjalan Ijazah SMA Susi Pudjiastuti

    Berita Populer Politik: Survei "Kompas" Elektabilitas Jokowi vs Prabowo dan Soal Ganjalan Ijazah SMA Susi Pudjiastuti

    Nasional
    Survei 'Kompas': JK dan Prabowo Teratas Jadi Cawapres Jokowi

    Survei "Kompas": JK dan Prabowo Teratas Jadi Cawapres Jokowi

    Nasional
    BMKG: Waspadai Petir dan Angin Kencang di Jaktim dan Jaksel

    BMKG: Waspadai Petir dan Angin Kencang di Jaktim dan Jaksel

    Megapolitan
    Jangan Tinggalkan Sampah Plastikmu, Yuk Bawa Wadah Sendiri ke Tempat Wisata

    Jangan Tinggalkan Sampah Plastikmu, Yuk Bawa Wadah Sendiri ke Tempat Wisata

    Megapolitan
    Dedi Mulyadi: Generasi Milenial Itu Justru Paham Pentingnya Lingkungan

    Dedi Mulyadi: Generasi Milenial Itu Justru Paham Pentingnya Lingkungan

    Regional
    Tangis Histeris Ibu Wakapolres Labuhan Batu, 'Andi, Mamak Ini, Anakku...'

    Tangis Histeris Ibu Wakapolres Labuhan Batu, "Andi, Mamak Ini, Anakku..."

    Regional
    Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

    Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

    Regional
    Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

    Irak dan UEA Sepakat Bangun Kembali Masjid Agung di Kota Mosul

    Internasional
    Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

    Gatot: Apabila Republik Memanggil dan Rakyat Berkehendak, Saya Siap jadi Presiden

    Nasional

    Close Ads X