Kompas.com - 15/07/2012, 20:53 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan mengenakan pakaian khusus untuk para tahanannya. Setidaknya, menurut Mahfud, langkah itu bisa membuat malu lantaran masyarakat tahu pemakai baju itu adalah terduga koruptor.

Namun, Mahfud ragu para terdakwa korupsi itu benar-benar malu mengenakan baju tahanan. "Rasanya koruptor itu sekarang tidak punya rasa malu lagi. Al Quran saja dikorupsi, kok. Koruptor terlalu banyak sehingga enggak malu lagi pakai itu," kata Mahfud di Jakarta, Minggu (15/7/2012).

Sebelumnya, KPK telah menyiapkan empat model baju tahanan. Pertama, kaus lengan panjang berwarna hitam dengan kerah kuning. Di belakang kaus itu terdapat tulisan "Tahanan KPK" berwarna kuning. Kedua, jaket berwarna putih. Di belakangnya terdapat tulisan "Tahanan KPK" berwarna hitam.

Dua baju lainnya dengan model kemeja berwarna hitam dan oranye. Di belakangnya terdapat tulisan "Tahanan KPK Corruption Eradication Commission Republic of Indonesia". Menurut pihak KPK, baju tahanan itu salah satu cara untuk membuat efek jera koruptor.

Menurut Mahfud, untuk membuat efek jera jangan hanya dengan membuat malu. Lembaga penegak hukum dan peradilan, kata dia, harus membuat takut para koruptor. "Dihukum berat. Jangan dihukum-hukum seperti sekarang empat tahun, tujuh tahun. Maksimalkan 20 tahun. Kalau korupsi sudah terbukti, kok dihukum ringan-ringan," pungkas Mahfud.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Klaim Lakukan Kajian Mendalam Terkait Penyusunan Naskah Akademik RUU IKN

Pemerintah Klaim Lakukan Kajian Mendalam Terkait Penyusunan Naskah Akademik RUU IKN

Nasional
KPK Setor Rp 843,3 Juta ke Kas Negara dari 3 Terpidana Kasus Korupsi

KPK Setor Rp 843,3 Juta ke Kas Negara dari 3 Terpidana Kasus Korupsi

Nasional
Penyidik Belum Terima Surat Penangguhan Ferdinand Hutahaean Terkait Kasus Cuitan Bernada SARA

Penyidik Belum Terima Surat Penangguhan Ferdinand Hutahaean Terkait Kasus Cuitan Bernada SARA

Nasional
Prabowo Ganti Logo Kementerian Pertahanan, Ini Filosofinya

Prabowo Ganti Logo Kementerian Pertahanan, Ini Filosofinya

Nasional
Soal Pelat Nomor Polisi Milik Arteria Dahlan, Anggota Komisi III Bantah Ada Keistimewaan

Soal Pelat Nomor Polisi Milik Arteria Dahlan, Anggota Komisi III Bantah Ada Keistimewaan

Nasional
Ini Alasan Koarmada I Berencana Pindah Markas dari Jakarta ke Kepri

Ini Alasan Koarmada I Berencana Pindah Markas dari Jakarta ke Kepri

Nasional
Pemerintah Didesak Investigasi Dugaan Nakes Suntik Vaksin Kosong di Medan

Pemerintah Didesak Investigasi Dugaan Nakes Suntik Vaksin Kosong di Medan

Nasional
Warga Biasa Ditindak Pakai Pelat Polri, kalau Anggota DPR Kok Polisi Diam?

Warga Biasa Ditindak Pakai Pelat Polri, kalau Anggota DPR Kok Polisi Diam?

Nasional
Luhut Minta Kemenag Pastikan Kapasitas Tempat Karantina Jemaah Umrah

Luhut Minta Kemenag Pastikan Kapasitas Tempat Karantina Jemaah Umrah

Nasional
Usai Dikritik karena Pembahasannya Singkat, Kini Naskah Akademik RUU IKN Jadi Sorotan

Usai Dikritik karena Pembahasannya Singkat, Kini Naskah Akademik RUU IKN Jadi Sorotan

Nasional
Koarmada I Berencana Pindah Markas dari Jakarta ke Kepulauan Riau

Koarmada I Berencana Pindah Markas dari Jakarta ke Kepulauan Riau

Nasional
Satgas: 20 Persen Jemaah Umrah yang Kembali Terdeteksi Positif Covid-19

Satgas: 20 Persen Jemaah Umrah yang Kembali Terdeteksi Positif Covid-19

Nasional
Luhut ke Kepala Daerah: Jujur soal Data Covid-19, Jangan Ditutupi

Luhut ke Kepala Daerah: Jujur soal Data Covid-19, Jangan Ditutupi

Nasional
Anggota Komisi III Minta Polri Jelaskan Soal Pelat Mirip Polisi yang Dipakai Arteria Dahlan

Anggota Komisi III Minta Polri Jelaskan Soal Pelat Mirip Polisi yang Dipakai Arteria Dahlan

Nasional
Gandeng Dompet Dhuafa, Jenius Salurkan Bantuan untuk Anak Penderita Kanker

Gandeng Dompet Dhuafa, Jenius Salurkan Bantuan untuk Anak Penderita Kanker

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.