Demokrat Minta KPK Tak Ragu Proses Hartarti - Kompas.com

Demokrat Minta KPK Tak Ragu Proses Hartarti

Kompas.com - 12/07/2012, 09:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Demokrat berharap Komisi Pemberantasan Korupsi tidak ragu  memproses hukum kasus dugaan penyuapan pejabat di Buol terkait kepengurusan hak guna usaha perkebunan di Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, yang diduga melibatkan kadernya, Hartarti Murdaya Poo.

"KPK jangan ragu memproses hukum dan meminta keterangan kepada yang bersangkutan (Hartarti). Tidak ada warga negera yang istimewa di hadapan hukum, sekalipun dia kader suatu partai," kata Ketua DPP Partai Demokrat Bidang Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum Didi Irawadi Syamsuddin di Jakarta, Kamis (12/7/2012).

Didi mengatakan, tidak ada kaitan antara bisnis yang dijalankan Hartarti dan Partai Demokrat. Dengan adanya pemeriksaan, kata dia, Hartarti mempunyai ruang untuk memberikan klarifikasi kasus itu.

"Ikutilah proses hukum yang ada. Silakan beberkan fakta-fakta dan bukti yang diperlukan untuk klarifikasi itu," ujar anggota Komisi III itu.

Seperti diberitakan, KPK mencegah Hartati bepergian ke luar negeri selama enam bulan terhitung sejak 28 Juni 2012. Bersamaan dengan Hartati, KPK juga mencegah Bupati Buol Amran Batalipu serta tiga karyawan PT HIP, yakni Benhard, Seri Sirithorn, dan Arim.

KPK menetapkan status tersangka kepada dua petinggi perusahaan milik Hartati, PT Hardaya Inti Plantation (HIP). Kedua tersangka berinisial YA dan GS.

Hartarti diduga memerintahkan suap kepada Amran. Hartarti membantah terlibat dalam kasus itu. Menurut dia, perusahannya tidak punya kepentingan apa pun untuk melakukan penyuapan di Buol.

"Bahwa benar PT Hardaya Inti Plantation memiliki perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Buol yang telah beroperasi sejak tahun 1995. Namun, saat ini perusahaan tidak sedang membuka lahan perkebunan yang baru, tidak sedang memperluas lahan perkebunannya, tidak sedang mengurus izin lahan perkebunan yang baru, dan tidak sedang mengurus izin perluasan lahan perkebunan di kabupaten tersebut," kata Hartati lewat juru bicaranya, M Al Khadziq, beberapa waktu lalu.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorHeru Margianto

    Terkini Lainnya

    Fransika Berencana Laporkan Lagi Sandiaga soal Kasus Penggelapan Lahan

    Fransika Berencana Laporkan Lagi Sandiaga soal Kasus Penggelapan Lahan

    Megapolitan
    10 Fakta Persidangan Setya Novanto dan Aliran Uang Korupsi E-KTP

    10 Fakta Persidangan Setya Novanto dan Aliran Uang Korupsi E-KTP

    Nasional
    Berita Populer: Perang 'Paling Sopan', hingga 4 Mantan Presiden AS Reuni

    Berita Populer: Perang "Paling Sopan", hingga 4 Mantan Presiden AS Reuni

    Internasional
    Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Mengaku Usai Minum Jus

    Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Mengaku Usai Minum Jus

    Regional
    Pelajar SMP dan Kekasihnya di Bantaeng Akhirnya Menikah

    Pelajar SMP dan Kekasihnya di Bantaeng Akhirnya Menikah

    Regional
    Gatot Nurmantyo Pilih Capres, Berkuda hingga Pembangunan Manusia

    Gatot Nurmantyo Pilih Capres, Berkuda hingga Pembangunan Manusia

    Nasional
    Survei 'Kompas': Gatot dan Anies Teratas Jadi Cawapres bagi Prabowo

    Survei "Kompas": Gatot dan Anies Teratas Jadi Cawapres bagi Prabowo

    Nasional
    Hari Ini, Setya Novanto Hadapi Vonis Hakim

    Hari Ini, Setya Novanto Hadapi Vonis Hakim

    Nasional
    Berita Populer Politik: Survei 'Kompas' Elektabilitas Jokowi vs Prabowo dan Soal Ganjalan Ijazah SMA Susi Pudjiastuti

    Berita Populer Politik: Survei "Kompas" Elektabilitas Jokowi vs Prabowo dan Soal Ganjalan Ijazah SMA Susi Pudjiastuti

    Nasional
    Survei 'Kompas': JK dan Prabowo Teratas Jadi Cawapres Jokowi

    Survei "Kompas": JK dan Prabowo Teratas Jadi Cawapres Jokowi

    Nasional
    BMKG: Waspadai Petir dan Angin Kencang di Jaktim dan Jaksel

    BMKG: Waspadai Petir dan Angin Kencang di Jaktim dan Jaksel

    Megapolitan
    Jangan Tinggalkan Sampah Plastikmu, Yuk Bawa Wadah Sendiri ke Tempat Wisata

    Jangan Tinggalkan Sampah Plastikmu, Yuk Bawa Wadah Sendiri ke Tempat Wisata

    Megapolitan
    Dedi Mulyadi: Generasi Milenial Itu Justru Paham Pentingnya Lingkungan

    Dedi Mulyadi: Generasi Milenial Itu Justru Paham Pentingnya Lingkungan

    Regional
    Tangis Histeris Ibu Wakapolres Labuhan Batu, 'Andi, Mamak Ini, Anakku...'

    Tangis Histeris Ibu Wakapolres Labuhan Batu, "Andi, Mamak Ini, Anakku..."

    Regional
    Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

    Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

    Regional

    Close Ads X