Kompas.com - 09/07/2012, 18:31 WIB
Penulis Hindra Liauw
|
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan, pihak Istana Kepresidenan belum memiliki agenda untuk menerima korban lumpur Lapindo yang tiba di Jakarta pada Minggu (8/7/2012) silam. Kendati demikian, Julian mengatakan, tak menutup kemungkinan bahwa korban Lapindo dapat menyampaikan keluhannya ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Kalau memang ada yang ingin disampaikan, tentu akan kami dengar, kami terima, dalam pengertian, tentu apa yang jadi hal yang dianggap perlu akan ditindaklanjuti," kata Julian kepada para wartawan di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/7/2012).

Seperti diwartakan, seorang korban Lapindo, Haris Wandi (44) tiba setelah menempuh perjalanan selama 25 hari. Wandi mengatakan, dirinya akan mendatangi Istana Kepresidenan untuk mengadukan nasibnya. Dirinya berharap Presiden mampu mewujudkan keadilan bagi dirinya dan korban lumpur Lapindo lainnya. Menurutnya, ganti rugi yang masih sisa 80 persen belum dilunasi.

Wandi, warga Desa Kedung Bendo, Tanggul Angin, menuntut ganti rugi atas rumahnya yang terendam lumpur. Selama perjalanan, dirinya mendapatkan simpati dari warga sekitar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.