Kompas.com - 26/06/2012, 18:26 WIB
EditorJodhi Yudono

PADANG, KOMPAS.com--Kementerian Pariwisita dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah mendaftarkan rendang, makanan tradisional Sumatera Barat (Sumbar), untuk dicatat sebagai warisan budaya ke Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO).

"Makanan tradisional dari Sumbar di daftarkan ke UNESCO pada tahun 2010 dengan nomor registrasi 776," kata Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenparekraf, Achyaruddin, di Padang, Selasa.

Pemerintah, kata dia, harus melengkapi syarat-syarat yang telah ditetapkan badan PBB itu untuk mengusulkan suatu budaya menjadi warisan budaya.

"Begitu banyak pembuktian yang harus dilakukan sebelum UNESCO memberikan satu sertifikat yang memberitahukan bahwa satu hasil budaya, barang atau wilayah tertentu benar-benar milik bangsa yang mengajukan usulan," jelasnya.

Setelah suatu budaya ditetapkan sebagai warisan budaya dunia, ia menjelaskan, semua pihak harus menghargai putusan organisasi tersebut. Dan sebagai konsekuensinya, dengan dukungan dari UNESCO, negara pengusul wajib melakukan upaya pembinaan dan pelestarian warisan budaya tersebut.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.