Ventje : Anasir Negatif di Demokrat Harus Disingkirkan - Kompas.com

Ventje : Anasir Negatif di Demokrat Harus Disingkirkan

Kompas.com - 13/06/2012, 23:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrat harus disingkirkan dari anasir-anasir yang merusak. Partai Demokrat tidak boleh tersandera atau disandera oleh hal-hal negatif sekecil apapun.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Umum Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat Ventje Rumangkang saat memberi sambutan dalam pertemuan berbagai unsur Partai Demokrat di Jakarta, Rabu (13/6/2012) malam. "Tapi tidak berarti kita harus mengamputasi orang. Tetapi hendaknya anasir-anasir yang negatif itu tidak lagi menjadi beban partai," kata Ventje.

Pertemuan itu diikuti oleh pendiri, deklarator, jajaran Dewan Pembina, pengurus Dewan Pimpinan Pusat, dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah tingkat I Partai Demokrat. Pertemuan yang dibuka oleh Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono itu akan digelar hingga Kamis besok.

Tanpa menyebut nama, Ventje mengatakan, setiap kader harus sadar bahwa kepentingan individu tidak bisa mengorbankan masa depan partai. Seluruh kader harus menempatkan masa depan partai diatas segala-galanya.

"Dalam rangka regenerasi, forum ini mendukung dan mempercayakan penuh kepada Pak SBY untuk melakukan tindakan-tindakan korektif guna menyelamatkan kita kembali dari keterpurukan dan citra yang sedang tercoreng karena ulah sebagian kader. Inilah esensi rekonstruksi Partai Demokrat kembali pada komitmen," kata Ventje.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Ramadhan Pohan merasa bahwa pernyataan Ventje itu bukan khusus ditujukan kepada para pengurus DPP. Menurut dia, kritikan itu ditujukan kepada seluruh kader Demokrat.

"Saya kira tidak kepada orang per orang, tapi siapa saja kader Demokrat. Pernyataan keras dari para pendiri itu tidak bisa kami anggap enteng, tidak bisa kita sepelekan. Itu warning bagi kami," kata Ramadhan.

Seperti diberitakan, elektabilitas PD terus merosot berdasarkan hasil jajak pendapat berbagai lembaga survei. Terakhir, survei Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) menempatkan PD di posisi ketiga dengan tingkat dukungan sebesar 10,7 persen. Diatas PD yakni Partai Golkar sebesar 23 persen dan PDI-P 19,6 persen.

Terus merosotnya tingkat dukungan publik itu dinilai akibat tersangkutnya para petinggi PD dalam dugaan kasus korupsi. Terakhir, Angelina Sondakh alias Angie terjerat kasus dugaan korupsi di Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Pendidikan Nasional.

Ada pula kasus dugaan korupsi proyek Hambalang, Jawa Barat, yang menyeret beberapa pengurus DPP, salah satunya Ketua Umum Anas Urbaningrum. Beberapa kader Demokrat mendesak Anas mundur lantaran kasus yang menyeret Anas telah menyandera partai.


EditorI Made Asdhiana

Terkini Lainnya

Anies Akan Kirim Tim ke Istanbul untuk Belajar soal Minibus dan Air

Anies Akan Kirim Tim ke Istanbul untuk Belajar soal Minibus dan Air

Megapolitan
Survei 'Kompas': Kepuasan Masyarakat Jadi Kunci Keterpilihan Jokowi

Survei "Kompas": Kepuasan Masyarakat Jadi Kunci Keterpilihan Jokowi

Nasional
Rumahnya Ambruk akibat Tergerus Arus Sungai, Nenek dan Cucu Berhasil Selamat

Rumahnya Ambruk akibat Tergerus Arus Sungai, Nenek dan Cucu Berhasil Selamat

Regional
Gelar Konser Perayaan Ultah Hitler, Dua Pria Polandia Ditahan

Gelar Konser Perayaan Ultah Hitler, Dua Pria Polandia Ditahan

Internasional
Sekolah Rusak Pasca-gempa Banjarnegara, Siswa SD Ujian di Tenda Darurat

Sekolah Rusak Pasca-gempa Banjarnegara, Siswa SD Ujian di Tenda Darurat

Regional
Dishub DKI Akan Evaluasi Semua Kapal ke Kepulauan Seribu

Dishub DKI Akan Evaluasi Semua Kapal ke Kepulauan Seribu

Megapolitan
Brimob Polri Siap Amankan Acara-acara Besar di Tahun 2018

Brimob Polri Siap Amankan Acara-acara Besar di Tahun 2018

Nasional
Sandiaga Hampir Naik Kapal yang Meledak di Kepulauan Seribu

Sandiaga Hampir Naik Kapal yang Meledak di Kepulauan Seribu

Megapolitan
ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri yang Tewaskan 57 Orang di Kabul

ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri yang Tewaskan 57 Orang di Kabul

Internasional
Survei 'Kompas': Jokowi Terganjal Masalah Harga Kebutuhan Pokok dan Lapangan Pekerjaan

Survei "Kompas": Jokowi Terganjal Masalah Harga Kebutuhan Pokok dan Lapangan Pekerjaan

Nasional
Punggungnya Terluka, Seekor Penyu Bertelur di Pantai Sukamade Banyuwangi

Punggungnya Terluka, Seekor Penyu Bertelur di Pantai Sukamade Banyuwangi

Regional
'Behind the Scene' Lobi-lobi Memasangkan Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

"Behind the Scene" Lobi-lobi Memasangkan Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

Nasional
Digelar pada Agustus 2018, Samosir Music International Butuh Dukungan Nyata

Digelar pada Agustus 2018, Samosir Music International Butuh Dukungan Nyata

Regional
Tak Ada Tilang Saat Uji Coba Penambahan Waktu Ganjil-Genap di Sudirman

Tak Ada Tilang Saat Uji Coba Penambahan Waktu Ganjil-Genap di Sudirman

Megapolitan
Hari Ini, Jokowi Tinjau Bandara Soedirman hingga Kunjungi Korban Gempa

Hari Ini, Jokowi Tinjau Bandara Soedirman hingga Kunjungi Korban Gempa

Nasional

Close Ads X