Mantan Pembantu Bobol Rumah Majikan

Kompas.com - 12/06/2012, 20:07 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Metro Pasar Minggu berhasil menangkap salah seorang tersangka pelaku pencurian di rumah kosong. Tersangka ternyata mantan karyawan korban yang mengetahui korban sedang tidak berada di rumah.

"Setelah meminta keterangan beberapa saksi, kami akhirnya melakukan pengejaran terhadap Mutakim alias Takim (19). Dia mantan karyawan si korban," kata Ispektur Dua Agus Nuryanto, Kanit Reskrim Polsek Pasar Minggu, di Mapolsek Metro Pasar Minggu Jakarta Selatan, Selasa (12/6/2012).

Sesuai penuturan tersangka, Agus menjelaskan bahwa ada dua pelaku pembobolan rumah kontrakan AY (37) di Gang Langgar, RT 02 RW 07 Kampung Jawa, Pejaten Timur, Pasar Minggu. Keduanya beraksi saat korban dan keluarga tidak berada di rumah.

Pada hari Sabtu (9/6), AY meninggalkan rumah kontrakan menuju Citayem, Depok, untuk menghadiri acara keluarga. Ia baru kembali ke rumahnya pada Minggu (10/6) pukul 20.00 WIB. "Begitu sampai di rumah, kok pintu dalam keadaan rusak, jebol," lanjut Agus.

Korban pun segera memeriksa barang-barang miliknya. Ternyata, sejumlah barang yang disimpan di dalam almari telah raib. Barang-barang tersebut adalah 1 unit ponsel Nexian layar sentuh, 1 unit ponsel merk Gifon, 1 unit ponsel merk Dezza, dan satu jaket warna kuning bergaris. Karena kesibukan kerja, ia baru membuat laporan ke pihak kepolisian pada Senin (12/6) sekitar pukul 17.45 WIB.

"Dia (tersangka) ngaku mencongkel pintu depan dengan pisau dapur," jelas Agus. Setelah menggondol barang berharga, kedua tersangka, Mutakim dan Aldiansyah pergi ke Stasiun Pasar Minggu. Di situ keduanya membagi hasil curian sebelum berpisah.

Mutakim mendapat Ponsel merk Dezza beserta jaket, sementara rekannya Aldiansyah yang masih berstatus daftar pencarian orang (DPO) mendapat ponsel Nexian dan Difon. Kemudian, Takim menaiki KRL yang menuju Stasiun Jakarta Kota, sedangkan Aldy menuju Bojong Gede, Bogor.

Berdasarkan penelusuran aparat, Takim akhirnya berhasil disergap di kediamannya di Mangga Besar, Jakarta Pusat, Senin (11/6) kemarin. Sementara itu, tersangka lainnya, Aldi, masih dalam proses pencarian. Agus menyatakan, keduanya akan dikenai pasal 363 ayat (5) e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.