Kompas.com - 06/06/2012, 18:05 WIB
|
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com - Pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pasal 10 UU No 39/2008 tentang Kementerian Negara, dua wakil menteri (wamen) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terlihat di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (6/6/2012). Keduanya tetap melaksanakan tugasnya sebagai wamen.

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Nasional, Musliar Kasim, mengaku tetap menjalankan tugas-tugasnya sebagai wamen. Ia mengaku mempunyai prinsip, bahwa keputusan MK dapat diterjemahkan kembali. Ia mengatakan, institusi yang dapat menerjemahkan kelanjutan putusan MK adalah Sekretaris Negara dan sampai saat ini dirinya belum diminta berhenti bekerja oleh Setneg.

Pria yang sebelumnya menjadi rektor di Universitas Andalas itu mengungkapkan, kedatangannya ke Jakarta guna menjalankan tugas jauh lebih besar dibanding tugas sebelumnya sebagai rektor. Bahkan, pagi ini dirinya sempat memimpin rapat eselon 1 di kantor DPR RI.

Selain Musliar, Wiendu Nuryati, Wakil Menteri Kemendikbud Bidang Kebudayaan juga terlihat di sekitar gedung DPR RI, Senayan. Berbeda alasan dengan Musliar, Wiendu merasa perlu terus menjalankan tugasnya sebagai wamen.

"Toh, tugas saya bukan mengenai putusan," ujarnya.

Ia juga mengaku selalu berkoordnasi dengan menterinya, yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh. Wiendu mengungkapkan, jika keppres telah diubah sesuai keputusan MK, ia akan kembali ke Kampus untuk mengajar di Universitas Gajah Mada. Selain mengajar, ia mengaku akan terus memajukan pembangunan kebudayaan.

"Pembangunan kebudayaan adalah perjuangan, dan perjuangan bisa dilakukan di mana saja, baik wamen, dosen, ataupun masyarakat biasa, bisa melakukannya," kata Wiendu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.