Kompas.com - 06/06/2012, 14:54 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorPepih Nugraha

JAKARTA, KOMPAS.com - Wiendu Nuryati mengaku tetap bekerja sebagai Wakil Menteri Pendidikan Bidang Kebudayaan pascaputusan Mahkamah Konstitusi perihal keberadaan wamen. Pasalnya, menutut dia, sebagai wamen dirinya tidak mengambil keputusan.

"Selama ini kan wamen untuk masalah kebijakan ada di menteri. Tapi untuk program-program keseharian masih jalan terus karena banyak sekali yang harus dikerjakkan," kata Wiendu di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu ( 6/6/2012 ).

Wiendu datang ke DPR untuk menghadiri rapat pembahasan anggaran 2013 dengan Komisi X DPR. Namun, dia datang bukan mewakili menteri namun sebagai pejabat sementara Dirjen Kebudayaan.

Wiendu mengatakan, dirinya tengah mempersiapkan kegiatan di musim liburan seperti mengunjungi museum, sanggar tari, padepokan tari. Selain itu, kata dia, membahas revitalisasi museum, penetapan cagar budaya, dan tugas lainnya.

Wiendu mengaku menghormati putusan MK yang akhirnya berdampak pada jabatan wamen menjadi status quo. Menurut dia, pemerintah akan segera menindaklanjuti putusan MK itu.

Sebelumnya, MK memutuskan penjelasan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 39 tahun 2008 tentang Kementerian Negara yang menyatakan bahwa wakil menteri adalah pejabat karir dan bukan anggota kabinet bertentangan dengan UUD 1945 . Dengan demikian, penjelasan itu tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat.

Adapun keberadaan wamen yang diatur dalam Pasal 10, menurut MK, sejalan dengan konstitusi. Namun, MK menyatakan keppres pengangkatan masing-masing wamen perlu diperbaruhi. Dengan demikian, wamen saat ini dalam status quo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut pakar hukum tata negara Yusril Izha Mahendra, jika presiden ingin mengangkat kembali wamen, jabatan wamen harus dimasukkan kedalam jajaran kabinet. Akibatnya, seluruh perlakuan wamen sama dengan menteri.

Wiendu mengaku akan kembali fokus mengajar di Universitas Gadjah Mada jika Presiden nantinya tidak melanjutkan jabatan wamen. "Kegiatan saya selama ini membangun kebudayaan tak pernah berhenti. Kalau pembangunan kebudayaan itu perjuangan. Perjuangan bisa dilakukan dimana saja. Sebagai wamen, sebagai dosen, anggota masyarakat biasa, semua bisa melakukan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Selamat dari Kecelakaan Saat Reli, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya

    Selamat dari Kecelakaan Saat Reli, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya

    Nasional
    UPDATE 27 November: Indonesia Baru Capai Vaksinasi 44,97 Persen dari Target Herd Immunity

    UPDATE 27 November: Indonesia Baru Capai Vaksinasi 44,97 Persen dari Target Herd Immunity

    Nasional
    Update 27 November: Positivity Rate Kasus Harian Covid-19 Sebesar 0,21 Persen

    Update 27 November: Positivity Rate Kasus Harian Covid-19 Sebesar 0,21 Persen

    Nasional
    Update 27 November: Ada 5.397 Suspek Covid-19 di Indonesia

    Update 27 November: Ada 5.397 Suspek Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    Menpan RB Larang ASN Cuti pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022

    Menpan RB Larang ASN Cuti pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022

    Nasional
    Update 27 November: Bertambah 11, Total 143.807 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19

    Update 27 November: Bertambah 11, Total 143.807 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19

    Nasional
    Jokowi: Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan WHO Sulit Tercapai di Akhir 2021

    Jokowi: Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan WHO Sulit Tercapai di Akhir 2021

    Nasional
    Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Serentak Indonesia di Bogor

    Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Serentak Indonesia di Bogor

    Nasional
    Cerita Guru Honorer di Ende yang 7 Bulan Belum Terima Gaji ...

    Cerita Guru Honorer di Ende yang 7 Bulan Belum Terima Gaji ...

    Nasional
    Update 27 November: 8.226 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Update 27 November: 8.226 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    Bamsoet Jadi Navigator Sean Gelael Saat Kecelakaan Reli di Meikarta

    Bamsoet Jadi Navigator Sean Gelael Saat Kecelakaan Reli di Meikarta

    Nasional
    Update 27 November: Kasus Baru Covid-19 Tercatat di 26 Provinsi, DIY Catat Penambahan Tertinggi

    Update 27 November: Kasus Baru Covid-19 Tercatat di 26 Provinsi, DIY Catat Penambahan Tertinggi

    Nasional
    Update 27 November: Bertambah 260, Total Kasus Covid-19 yang Sembuh Mencapai 4.103.639

    Update 27 November: Bertambah 260, Total Kasus Covid-19 yang Sembuh Mencapai 4.103.639

    Nasional
    Bamsoet Kecelakaan Saat Reli di Meikarta, Kondisinya Tidak Luka-luka

    Bamsoet Kecelakaan Saat Reli di Meikarta, Kondisinya Tidak Luka-luka

    Nasional
    Update 27 November: 404 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, Total Jadi 4.255.672

    Update 27 November: 404 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, Total Jadi 4.255.672

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.