Jamsostek Siapkan Rp 10 Miliar untuk Korban Sukhoi

Kompas.com - 28/05/2012, 18:03 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) Hotbonar Sinaga mengatakan, perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp 10 miliar untuk dibagikan kepada ahli waris dari 20 orang korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/5/2012).

"Total Rp 10 miliar untuk 20 orang," sebut Hotbonar, di DPR, Jakarta, Senin (28/5/2012).

Ia menjelaskan, pembayaran klaim asuransi hanya diberikan kepada korban yang perusahaan tempatnya bekerja terdaftar di Jamsostek. Bila perusahaan tempat korban bekerja tidak terdaftar, berarti perusahaan itu yang harus membayar sendiri. Salah satu perusahaan yang terdaftar di Jamsostek adalah maskapai Sky Aviation.

Hotbonar pun menyebutkan, dana Rp 10 miliar tersebut sudah tersedia. Tetapi, kata dia, ahli warisnya yang belum siap. "Mulai Rp 100 juta sampai Rp 1,6 miliar," katanya terkait besaran dana yang diberikan kepada ahli waris 20 korban.

"Minggu ini sekalipun kita siap. Langsung semuanya," pungkas Hotbonar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.