Aksi Buruh Jangan Anarkistis

Kompas.com - 28/04/2012, 03:57 WIB
Editor

Jakarta, kompas - Sekitar 50.000 buruh akan berunjuk rasa di Jakarta dan menggelar acara di Gelora Bung Karno guna memperingati Hari Buruh, Jumat (1/5). Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Untung Suharsono Radjab mengizinkan kegiatan itu, tetapi mengimbau buruh tidak melakukan tindakan anarkistis.

”Dalam rangka Hari Buruh ada yang menggelar hiburan. Ada juga yang unjuk rasa. Untuk yang unjuk rasa, harus menghormati aturan yang berlaku,” kata Untung, Jumat (27/4).

Untung menyatakan, beberapa perwakilan buruh sudah memberi informasi secara lisan akan ada aksi buruh dari luar Jakarta.

”Bahkan, yang akan masuk kami kawal karena polisi tugasnya mengawal masyarakat, mengamankan yang akan berunjuk rasa dan masyarakat,” katanya.

Untung mengharapkan tidak ada aksi anarkistis dalam unjuk rasa. Buruh diimbau tidak membawa benda-benda berbahaya dalam unjuk rasa.

”Kalau membawa cairan kimia, bom molotov, itu sudah berniat jahat. Janganlah,” katanya.

Selain itu, Untung juga minta maaf apabila unjuk rasa akan menimbulkan kemacetan dan pengalihan arus lalu lintas.

”Mohon maaf kalau ada unjuk rasa, jalanan terganggu. Di Jakarta tidak ada unjuk rasa saja sudah macet,” katanya.

Personel

Kabid Humas Polda Metro Komisaris Besar Rikwanto menambahkan, 16.068 personel akan dikerahkan untuk pengamanan unjuk rasa Hari Buruh.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.