Udin Kombo, Asli Betawi Tulen!

Kompas.com - 16/04/2012, 07:41 WIB
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - Beberapa hari yang lalu saya bersama teman mengunjungi rumah makan khas betawi di daerah Jalan Raya Harapan Indah, Pondok Ungu, Bekasi. Lokasinya di sekitar belakang Carrefour atau Sport Club Harapan Indah. Letaknya agak tersembunyi di belakang pepohonan dan tidak ada plang yang kelihatan dari jalan raya. Baru setelah mendekati area parkir, terlihat jelas namanya Rumah Makan Khas Betawi H Syamsudin Kombo. Tempatnya lumayan luas, teduh karena banyak pohon besar di depan rumah makan dan ada playground kecil di sudut restoran.

Setelah memilih tempat duduk gaya lesehan di dalam, saya sempat ngobrol dengan pemilik rumah makan ini, Haji Syamsudin Kombo, orangnya sangat  ramah dengan logat khas betawi. Katanya usaha rumah makan ini dimulai sejak 14 Agustus 1997 namun lokasinya masih di tengah sawah dan baru pada tahun 2007 menempai lokasi yang sekarang ini.

Menurut Pak Udin Kombo, semua masakan yang ada di rumah makan ini benar-benar asli dan rasanya dijamin betawi banget. Selain soal makanan, ternyata ada yang unik yaitu tukang masak dan pelayan. Pak Udin Kombo bilang dari dulu semua pegawai yang bertugas melayani tamu adalah laki-laki, sedangkan tukang masak di dapur semuanya wanita dengan umur rata-rata diatas 35 tahun. Jadi disini tidak ada chef, yang ada mpok-mpok. Pantas saja rasanya dijamin betawi asli.

Nah, tak lama setelah kami duduk, langsung disajikan sepiring lalapan berisi petai, labu, timun, pare, daun singkong, daun pepaya dan kacang pajang yang semuanya sudah direbus. Selain itu juga ada piring lain berisi tahu dan tempe goreng serta bakwan udang. Nah, bakwan udangnya ini yang saya suka banget, rasanya enak, pas gurih dan renyahnya tapi ukurannya agak kecil jadi nggak cukup makan satu… he-he-he. Oya, bakwan udang ini disajikan dengan bumbu kacang yang terbuat dari kacang kedelai dengan rasa kencur yang kuat.

Selanjutnya menu andalan yaitu sayur gabus pucung, tampilannya persis seperti rawon hanya sedikit lebih kental dan gurih serta rasa dari pucung (di Jawa biasa disebut kluwek) yang sangat terasa. Sayur gabus pucung ini berisi dua potong daging ikan gabus yang lumayan besar.

Selain itu kami juga memesan ayam bakar dan gurame goreng. Rasa ayam bakarnya sederhana tapi tetap enak dan empuk, disajikan dengan sambal pedas. Sedangkan untuk gurame goreng juga gurih dan tidak terlalu banyak dibumbui, rasanya masih orisinil dan disajikan dengan jeruk purut dan sambal ulek pedas.

Pak Udin Kombo bilang, selain gabus pucung menu andalan lain di rumah makan ini adalah Oblok Tongki Bebek yaitu daging bebek yang dimasak dengan kuah kuning. Wah, sepertinya enak dan mesti dicoba lain hari.

Harga menu di sini bervariasi. Seperti Sayur Gabus Pucung Rp 20.000, Ayam Bakar Rp 12.000, Ikan Gurame Goreng Rp 45.000, Pete Rebus Rp 5.000, Bakwan Udang Rp 2.000, dan Nasi Putih Rp 12.000. Jadi kalau mau mencoba masakan betawi yang masih asli betawi, datang saja ke tempat ini dan buktikan sendiri. (Tata)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.