Ekohidro untuk Fungsikan Lahan Gambut

Kompas.com - 14/04/2012, 04:39 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Perusahaan Riau Andalan Pulp and Paper menggunakan tata kelola air untuk memfungsikan lahan gambut sebagai area tanaman industri. Perusahaan itu mendapat konsesi lahan seluas 350.000 hektar di Provinsi Riau, 40 persennya berupa lahan gambut.

”Tanaman industri dirancang mengelilingi gambut dalam,” kata Tony Wenas, Presiden Komisaris Asia Pacific Resources International Limited (April), yang menaungi

Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), dalam kunjungan ke Redaksi Kompas, Jumat (13/4), di Jakarta.

Tony menjelaskan, rancangan tata kelola air (ekohidro) akan diterapkan juga di Pulau Padang yang kini dalam penyelesaian tata batas dengan warga. RAPP memiliki konsesi seluas 41.000 hektar di pulau seluas 110.000 hektar itu.

”Tata batas di tiga desa dari 11 desa masih bermasalah. Pulau Padang sampai sekarang belum diapa-apakan,” kata Tony.

Dian Novariana, Sustainability Head April, mengatakan, saat ini masih ada beberapa kanal melintang di Pulau Padang. Kanal ini dijadikan jalur terdekat mengeluarkan kayu curian dari hutan menuju Selat Malaka.

”Kanal melintang itu akan secara cepat mengalirkan air gambut ke laut dan membahayakan jika gambut menjadi kering,” kata Dian. Kekeringan pada lahan gambut dapat memicu kebakaran di musim kemarau.

Menurut Dian, tata kelola air gambut yang akan diterapkan RAPP dapat mengelola air sehingga mengalir ke luar.

”Penanaman tanaman industri, seperti akasia, memanfaatkan pinggir kubah gambut,” ujar Dian.

Pemanfaatan lahan gambut lain adalah mengatur muka air gambut. Seperti pada tanaman akasia yang membutuhkan sedikit air, muka air gambut dapat diturunkan. Air diupayakan masih dalam penampungan dan sewaktu-waktu dapat dikembalikan untuk mencegah kekeringan lahan gambut.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.