Naikkan Gaji Hakim, Negara Tak Akan Bangkrut!

Kompas.com - 09/04/2012, 21:15 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Yudisial (KY) mendukung penuh jika gaji dan tunjangan hakim di seluruh Indonesia dinaikkan sesuai permintaan para hakim. Apalagi, jika itu bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah agar hakim tidak tergoda menerima suap dalam perkaranya.

Selama ini, kata Ketua KY Eman Suparman, pihaknya menghadapi dilema dalam mengawasi kerja para hakim karena ada sejumlah kasus suap yang melibatkan hakim terjadi dengan alasan gaji dan tunjangan minim. "Sekarang ini dilematis bagi KY. KY menjadi CCTV para hakim, tapi gajinya kecil. Naikkan saja supaya KY enak mengawasinya. Sebenarnya yang mencampuri independensi hakim itu, ya hakim itu sendiri, bukan KY dan Mahkamah Agung. Hakim tidak independen karena menerima suap," jelas Eman di Gedung KY, Senin (9/4/2012).

Untuk itu, KY telah menyusun draf usulan mengenai kenaikan gaji hakim dengan komponen gaji yang dinaikkan adalah tunjangan jabatan hakim. Pertimbangannya, kenaikan tunjangan jabatan tidak akan mengakibatkan kenaikan gaji pokok dan pensiunan PNS.

Selain itu, sebagai bentuk penghargaan terhadap kinerja hakim, besaran yang diusulkan secara tentatif sebesar Rp 4.500.000. Saat ini tunjangan hakim pratama Rp 650.000, jika ditambah dengan usulan KY maka totalnya Rp 5.150.000. Jumlah ini jika ditambah dengan gaji pokok hakim Rp 1.976.000 dan tunjangan kinerja hakim Rp 2.940.000. Maka, total pendapatan yang diterima hakim per bulan mencapai Rp 10.066.000. "Negara tidak akan bangkrut kalau hakimnya digaji segitu. Yang menentukan akhirnya bukan KY, tapi pemerintah dan DPR. Tapi kita akan mengusahakan untuk itu," pungkas Eman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    KPK Dalami Potongan Uang ASN Pemkot Bekasi untuk Rahmat Effendi Lewat Orang Kepercayaannya

    KPK Dalami Potongan Uang ASN Pemkot Bekasi untuk Rahmat Effendi Lewat Orang Kepercayaannya

    Nasional
    Aturan PPKM Level 1-2 Jawa-Bali: Kapasitas Bioskop 70 Persen, Anak di Bawah 12 Tahun Bisa Masuk

    Aturan PPKM Level 1-2 Jawa-Bali: Kapasitas Bioskop 70 Persen, Anak di Bawah 12 Tahun Bisa Masuk

    Nasional
    Terungkap, Pelat Khusus Polri di Mobil Arteria Dahlan Diberi Polisi

    Terungkap, Pelat Khusus Polri di Mobil Arteria Dahlan Diberi Polisi

    Nasional
    Jokowi Olahraga Pagi Sebelum Gelar Pertemuan dengan PM Singapura di Bintan

    Jokowi Olahraga Pagi Sebelum Gelar Pertemuan dengan PM Singapura di Bintan

    Nasional
    Simak, Ini Aturan WFH dan WFO Berdasarkan Level PPKM di Pulau Jawa-Bali

    Simak, Ini Aturan WFH dan WFO Berdasarkan Level PPKM di Pulau Jawa-Bali

    Nasional
    Sempat Disebut Jokowi sebagai Kandidat Kepala Otorita IKN, Bambang Brodjonegoro Buka Suara

    Sempat Disebut Jokowi sebagai Kandidat Kepala Otorita IKN, Bambang Brodjonegoro Buka Suara

    Nasional
    PPKM Jawa Bali Diperpanjang 25-31 Januari 2022, Sekolah Boleh PTM atau PJJ

    PPKM Jawa Bali Diperpanjang 25-31 Januari 2022, Sekolah Boleh PTM atau PJJ

    Nasional
    Mengenal Tugas Koopsudnas, Satuan Baru TNI

    Mengenal Tugas Koopsudnas, Satuan Baru TNI

    Nasional
    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Sepekan, Hanya Kabupaten Pamekasan Berstatus Level 3

    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Sepekan, Hanya Kabupaten Pamekasan Berstatus Level 3

    Nasional
    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Warteg-Kafe Masih Berlakukan Waktu Makan 60 Menit

    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Warteg-Kafe Masih Berlakukan Waktu Makan 60 Menit

    Nasional
    Pemilu 2024 Dipastikan 14 Februari, Akhiri Spekulasi Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

    Pemilu 2024 Dipastikan 14 Februari, Akhiri Spekulasi Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

    Nasional
    Diambil Alih Indonesia dari Singapura di Era Jokowi, Apa Itu Flight Information Region atau FIR?

    Diambil Alih Indonesia dari Singapura di Era Jokowi, Apa Itu Flight Information Region atau FIR?

    Nasional
    Menkumham Tandatangani Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura

    Menkumham Tandatangani Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura

    Nasional
    Tuntutan terhadap Azis Syamsuddin Dinilai Terlalu Ringan dan Tak Berikan Efek Jera

    Tuntutan terhadap Azis Syamsuddin Dinilai Terlalu Ringan dan Tak Berikan Efek Jera

    Nasional
    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang 25-31 Januari, Ini Aturannya...

    PPKM Jawa-Bali Diperpanjang 25-31 Januari, Ini Aturannya...

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.