Demokrat: SBY Bukan Ragu dan Takut, tapi... - Kompas.com

Demokrat: SBY Bukan Ragu dan Takut, tapi...

Kompas.com - 07/04/2012, 10:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Masih belum adanya keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Setgab terhadap PKS banyak disikapi bahwa SBY ragu-ragu dan takut memberikan sanksi dan keputusan. Petinggi di Demokrat membantah hal tersebut.

Hinca Panjaitan, Sekretaris Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat, menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Pasalnya, kata Hinca, SBY tengah menimang-nimang keputusannya dan dampaknya ke depan.

"Yang pasti tidak takut, tidak ragu-ragu. Tapi, lebih pada hati-hati," tegas Hinca di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (7/4/2012).

Ia menyatakan, selang waktu dari sikap dan keputusan PKS yang berseberangan dengan Pemerintah dan koalisi saat Paripurna DPR masih seminggu. Tidak terlampau lama waktu selang untuk SBY mengambil sikap. Karenanya, ia meminta semua pihak untuk bersabar menantikan sikap SBY selaku presiden dan ketua koalisi terhadap PKS.

"Dibutuhkan kesabaran politik agar sesuatunya menjadi masak," ucapnya.

Dia menegaskan, jauh lebih penting adalah memastikan koalisi parpol ini berkomitmen mendukung kerja pemerintah hingga tuntas sampai akhir pemerintahan SBY-Boediono. (Srihandriatmo Malau)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorLatief

    Terkini Lainnya

    Pantai di Australia Terpaksa Tutup Akibat Serangan Ubur-ubur Irukandji

    Pantai di Australia Terpaksa Tutup Akibat Serangan Ubur-ubur Irukandji

    Internasional
    Ketua DPR Usul Rumah Dinas untuk Anggota Baru Diganti Tunjangan Perumahan

    Ketua DPR Usul Rumah Dinas untuk Anggota Baru Diganti Tunjangan Perumahan

    Nasional
    Selain Korban Tewas, Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur Akibatkan 19 Orang Luka dan 5 Rumah Terbakar

    Selain Korban Tewas, Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur Akibatkan 19 Orang Luka dan 5 Rumah Terbakar

    Regional
    Sandiaga: Saya Alami Sendiri di Pilkada 2017, Netralitas ASN DKI Sangat Luar Biasa

    Sandiaga: Saya Alami Sendiri di Pilkada 2017, Netralitas ASN DKI Sangat Luar Biasa

    Megapolitan
    Polisi Lacak Nomor Telepon Penipu yang Ancam Adik Kwik Kian Gie

    Polisi Lacak Nomor Telepon Penipu yang Ancam Adik Kwik Kian Gie

    Megapolitan
    Sumur Minyak di Aceh Timur Meledak, 10 Orang Dilaporkan Tewas

    Sumur Minyak di Aceh Timur Meledak, 10 Orang Dilaporkan Tewas

    Regional
    Hitung Kerugian Negara, BPKP DKI Audit Proyek Jalan Nangka Depok

    Hitung Kerugian Negara, BPKP DKI Audit Proyek Jalan Nangka Depok

    Megapolitan
    Jokowi Akui Bertemu Alumni 212, Ingin Jaga Silaturahim

    Jokowi Akui Bertemu Alumni 212, Ingin Jaga Silaturahim

    Nasional
    Trump: Kim Jong Un Sangat Terbuka dan Terhormat

    Trump: Kim Jong Un Sangat Terbuka dan Terhormat

    Internasional
    Ketua DPR Anggap Tak Ada Urgensi Bentuk Pansus Tenaga Kerja Asing

    Ketua DPR Anggap Tak Ada Urgensi Bentuk Pansus Tenaga Kerja Asing

    Nasional
    Jokowi Sebut Ada Kepentingan Politis di Balik Isu Tenaga Kerja Asing

    Jokowi Sebut Ada Kepentingan Politis di Balik Isu Tenaga Kerja Asing

    Nasional
    Penipu Rp 50 Juta Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie yang Sedang Disandera

    Penipu Rp 50 Juta Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie yang Sedang Disandera

    Megapolitan
    Pemerintah Filipina Deportasi Biarawati asal Australia

    Pemerintah Filipina Deportasi Biarawati asal Australia

    Internasional
    Cegah Masuknya Pasukan Asing, TNI AL Gorontalo Tanam Mangrove

    Cegah Masuknya Pasukan Asing, TNI AL Gorontalo Tanam Mangrove

    Regional
    Bertemu Maman, Ojek 'Online' yang Gratiskan Tarif ke Pelajar hingga Penumpang yang Pergi Ibadah

    Bertemu Maman, Ojek "Online" yang Gratiskan Tarif ke Pelajar hingga Penumpang yang Pergi Ibadah

    Megapolitan

    Close Ads X