Ada Sinyal "Reshuffle" dari Dipo

Kompas.com - 04/04/2012, 18:21 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Kabinet Dipo Alam memberikan sinyal bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan melakukan reshuffle. Pergantian menteri ini merupakan buntut perbedaan sikap Partai Keadilan Sejahtera dari sikap lima partai koalisi lainnya dalam sidang paripurna DPR, akhir bulan lalu.

"Saya kan pernah bilang, reshuffle yang lalu itu bukan reshuffle yang terakhir," ujar Dipo, Rabu (4/4/2012), di dalam pesawat penumpang TNI AU yang sedang terbang dari Phnom Penh, Kamboja, menuju Jakarta.

Dipo mendampingi Wakil Presiden Boediono yang menghadiri KTT ke-20 ASEAN, di Kamboja. KTT ke-20 ASEAN berakhir pada Rabu (4/4/2012).

Reshuffle terakhir dilakukan pada Oktober 2011. Dugaan reshuffle kembali muncul karena koalisi diperkirakan telah berubah. Partai Keadilan Sejahtera diindikasikan sudah tidak dianggap sebagai bagian dari koalisi partai-partai pendukung pemerintah. Indikasi itu antara lain terlihat dari absennya PKS dalam pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan para ketua umum partai koalisi, di Cikeas, Jawa Barat, Selasa (3/4/2012) malam.

Ada tiga kader PKS yang saat ini menjadi menteri, dua di antaranya adalah Tifatul Sembiring (Menteri Komunikasi dan Informasi) dan Suswono (Menteri Pertanian).

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Soal Pemberian Vonis Rendah Kasus Korupsi, ICW: Harusnya Jadi Perhatian Ketua MA

    Soal Pemberian Vonis Rendah Kasus Korupsi, ICW: Harusnya Jadi Perhatian Ketua MA

    Nasional
    Perludem: Pilkada 2020 Belum Punya Dasar Hukum Terkait Protokol Penanganan Covid-19

    Perludem: Pilkada 2020 Belum Punya Dasar Hukum Terkait Protokol Penanganan Covid-19

    Nasional
    KPU Usul Penambahan Anggaran Pilkada, Salah Satunya untuk Tes Covid-19

    KPU Usul Penambahan Anggaran Pilkada, Salah Satunya untuk Tes Covid-19

    Nasional
    Karena Sering Ditanya, Zulkifli Tegaskan bahwa PAN Mitra Kritis Pemerintah

    Karena Sering Ditanya, Zulkifli Tegaskan bahwa PAN Mitra Kritis Pemerintah

    Nasional
    Data Sebaran 23 Pasien Meninggal akibat Covid-19, Terbanyak di Jawa Timur

    Data Sebaran 23 Pasien Meninggal akibat Covid-19, Terbanyak di Jawa Timur

    Nasional
    KPK Dinilai Menganggap Remeh Kasus Harun Masiku dan Wahyu Setiawan

    KPK Dinilai Menganggap Remeh Kasus Harun Masiku dan Wahyu Setiawan

    Nasional
    Pemerintah Minta Pemilik Toko Atur Arus Pengunjung supaya Tak Ada Penumpukan

    Pemerintah Minta Pemilik Toko Atur Arus Pengunjung supaya Tak Ada Penumpukan

    Nasional
    ICW: Sudah Diprediksi, Kasus yang Libatkan Harun Masiku Divonis Rendah

    ICW: Sudah Diprediksi, Kasus yang Libatkan Harun Masiku Divonis Rendah

    Nasional
    Perludem: Keputusan Melanjutkan Tahapan Pilkada 2020 Ancam Keselamatan Jiwa Penyelenggara dan Pemilih

    Perludem: Keputusan Melanjutkan Tahapan Pilkada 2020 Ancam Keselamatan Jiwa Penyelenggara dan Pemilih

    Nasional
    Pemerintah Minta Masyarakat Biasakan Diri Bergaya Hidup New Normal

    Pemerintah Minta Masyarakat Biasakan Diri Bergaya Hidup New Normal

    Nasional
    Data 28 Mei, Delapan Provinsi Catatkan 0 Kasus Baru Covid-19

    Data 28 Mei, Delapan Provinsi Catatkan 0 Kasus Baru Covid-19

    Nasional
    Dinkes: Tingkat Penularan Covid-19 di DKI Berada di Kisaran Angka 1

    Dinkes: Tingkat Penularan Covid-19 di DKI Berada di Kisaran Angka 1

    Nasional
    UPDATE 28 Mei: Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi di Jawa Timur

    UPDATE 28 Mei: Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi di Jawa Timur

    Nasional
    Kasus ABK yang Dilarung ke Perairan Somalia, Polda Jateng Akan Periksa Saksi Ahli

    Kasus ABK yang Dilarung ke Perairan Somalia, Polda Jateng Akan Periksa Saksi Ahli

    Nasional
    Penambahan Pasien Baru Covid-19 di Kalsel Cukup Signifikan

    Penambahan Pasien Baru Covid-19 di Kalsel Cukup Signifikan

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X