6 Anggota DPRD Riau Diciduk di Kantor

Kompas.com - 04/04/2012, 07:43 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap tujuh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Riau beserta dua pejabat Dinas Pemuda dan Olahraga, dan empat orang pihak swasta.

Mereka diduga terlibat suap terkait pembahasan peraturan daerah (perda) penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Riau. Penangkapan dilakukan Selasa (3/4/2012) malam.

"Saat ini semuanya sedang dalam pemeriksaan di Mapolda Riau," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, Jakarta, semalam.

Menurut Priharsa, ketujuh anggota DPRD yang ditangkap tersebut berinisial AA, MFA, MD, TM, TA, II, dan RS. Sedangkan staf Dispora yang ditangkap berinisial RR dan ED, sementara empat orang dari pihak swasta berinisial RS, BT, SW, dan D.

Bersamaan dengan penangkapan tersebut, KPK menyita alat bukti berupa uang senilai Rp 900 juta. Priharsa menjelaskan, pihaknya semula menerima laporan masyarakat terkait dugaan suap-menyuap ini.

Tim KPK yang terdiri dari 10 orang kemudian berangkat ke Riau sejak beberapa hari lalu. Selasa (3/4/2012) sekitar pukul 17.00 tim bergerak menangkap target di sejumlah tempat.

Penangkapan pertama dilakukan di rumah MFA, politisi Partai Golkar. "Dari situ ditangkap MFA dan tiga orang swasta selain RS, dan 2 orang Dispora," kata Priharsa.

Selanjutnya, katanya, tim bergerak ke kantor DPRD Provinsi Riau untuk menangkap enam anggota DPRD lainnya. Terakhir, tim KPK menangkap RS di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau.

Selanjutnya, enam anggota DPRD lainnya ditangkap di kantor DPRD Provinsi Riau. Terakhir RS, yang merupakan pihak swasta, ditangkap di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau. Belum jelas kapan mereka akan dibawa ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.