Jokowi Akan Minta Restu Masyarakat Solo

Kompas.com - 20/03/2012, 00:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Solo Joko Widodo atau Jokowi mengatakan, akan meminta restu masyarakat Solo untuk maju sebagai calon gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2012.

"Besok akan saya sampaikan kepada seluruh masyarakat Solo mengenai tugas negara yang harus saya emban di sini karena saya ditugaskan oleh partai," kata Joko Widodo setelah mendaftarkan diri di Kantor Komisi Pemilihan Umum DKI, Jakarta, Senin (19/3/2012).

Jokowi diusung oleh koalisi Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan dan Partai Gerakan Indonesia Raya. Jokowi didaulat untuk maju sebagai calon gubernur DKI didampingi oleh Basuki Tjahaya Purnama sebagai calon wakil gubernur DKI.

"Kami ingin melakukan gerakan-gerakan perubahan di Jakarta ini, tidak ingin semuanya berjalan monoton, berjalan seperti rutinitas," kata Jokowi.

Akan tetapi setelah menyerahkan berkas-berkas pendaftaran di KPU DKI, Jokowi belum bersedia menyampaikan program-program yang diusungnya untuk bersaing dengan kandidat calon gubernur yang lain di Pilkada DKI 2012.

"Programnya segera kami siapkan dan sampaikan secara rinci," kata Jokowi.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorTri Wahono
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Terkini Lainnya

    Jaksa Anggap Romahumuziy Terlalu Terlibat Teknis Seleksi Jabatan di Kemenag

    Jaksa Anggap Romahumuziy Terlalu Terlibat Teknis Seleksi Jabatan di Kemenag

    Nasional
    Tim Hukum Anggap Polemik Status Cawapres Ma'ruf Amin Sudah Selesai

    Tim Hukum Anggap Polemik Status Cawapres Ma'ruf Amin Sudah Selesai

    Nasional
    Jaksa Heran Romahurmuziy Tak Segera Laporkan Penerimaan Uang Rp 250 Juta ke KPK

    Jaksa Heran Romahurmuziy Tak Segera Laporkan Penerimaan Uang Rp 250 Juta ke KPK

    Nasional
    Menag Tak Tahu soal Anggapan Pasang Badan Perjuangkan Haris Hasanuddin

    Menag Tak Tahu soal Anggapan Pasang Badan Perjuangkan Haris Hasanuddin

    Nasional
    Kode 'B1' dari Romahurmuziy untuk Menteri Agama Lukman Hakim...

    Kode "B1" dari Romahurmuziy untuk Menteri Agama Lukman Hakim...

    Nasional
    TKN: Bisa Jadi yang Masih Demo di MK Hanya Cari Panggung Politik

    TKN: Bisa Jadi yang Masih Demo di MK Hanya Cari Panggung Politik

    Nasional
    Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

    Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

    Nasional
    Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

    Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

    Nasional
    Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

    Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

    Nasional
    Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

    Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

    Nasional
    Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

    Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

    Nasional
    Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

    Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

    Nasional
    Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

    Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

    Nasional
    Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

    Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

    Nasional
    Ada Tugas Negara Sangat Penting, Jokowi Batal Hadiri Silaturahmi Relawan

    Ada Tugas Negara Sangat Penting, Jokowi Batal Hadiri Silaturahmi Relawan

    Nasional

    Close Ads X