Presiden: Ibu Negara Bisa Bekerja Kembali - Kompas.com

Presiden: Ibu Negara Bisa Bekerja Kembali

Kompas.com - 17/03/2012, 19:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, proses pemulihan Ibu Negara Ani Yudhoyono, yang telah menjalani operasi menjalani operasi pengangkatan kandung empedu beserta batunya, berjalan baik.

Dalam waktu tidak terlalu lama, Ibu Ani segera aktif kembali mendampingi Presiden. "(Ibu Negara dapat) mendampingi saya dalam mengemban tugas. Terima kasih atas semua doanya," kata Presiden di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (17/3/2012).

Sementara itu, Ketua Tim Dokter Kepresidenan Brigjen TNI Aris Wibudi mengatakan, kondisi Ibu Negara, yang dirawat di RSPAD sejak Kamis (15/3/2012), semakin membaik. Pada Minggu (18/3/2012), Ibu Negara diperkirakan dapat kembali ke kediaman di Puri Cikeas Indah, Bogor.

"(Ibu Negara) tidak perlu lagi perawatan di rumah sakit. Sudah bisa rawat jalan," kata dokter Aris.

Dokter Aris mengatakan, Ibu Negara dapat beraktivitas seperti biasa. Ketika ditanya apakah Ibu Negara masih mengkonsumsi obat tertentu, dokter Aris mengatakan, "Sudahlah, tidak perlu dijawab. Yang jelas, perbaikan sudah semakin nyata."

Jumat (16/3/2012) kemarin, tim dokter melakukan operasi pengangkatan kandung empedu beserta batunya dengan menggunakan metode kolesistektomi laparoskopik. Dokter membuat membuat tiga lubang berdiameter sekitar 0,5 sentimeter-1 sentimeter. Lubang digunakan untuk melihat ke dalam menggunakan teleskop dan untuk mengambil kandung empedu.


PenulisHindra Liu
EditorKistyarini

Terkini Lainnya

Elektabilitas Masih Rendah, Golkar Yakin Bisa Bangkit Pasca Pilkada 2018

Elektabilitas Masih Rendah, Golkar Yakin Bisa Bangkit Pasca Pilkada 2018

Nasional
Seorang Kepala Dinas Konsumsi Sabu, Bupati Aceh Utara Akan Periksa Pejabat Lainnya

Seorang Kepala Dinas Konsumsi Sabu, Bupati Aceh Utara Akan Periksa Pejabat Lainnya

Regional
Berkali-kali Survei Tempatkan Prabowo Di Bawah Jokowi, Prabowo Tetap Tegar

Berkali-kali Survei Tempatkan Prabowo Di Bawah Jokowi, Prabowo Tetap Tegar

Nasional
Transfer Rp 1,2 Miliar secara Ilegal ke Sejumlah Rekening, 'Teller' Bank Ditangkap Polisi

Transfer Rp 1,2 Miliar secara Ilegal ke Sejumlah Rekening, "Teller" Bank Ditangkap Polisi

Regional
50 Tahun Merdeka, Swaziland Resmi Berganti Nama Jadi eSwatini

50 Tahun Merdeka, Swaziland Resmi Berganti Nama Jadi eSwatini

Internasional
Sekjen PKS dan Gerindra Bertemu, Bahas Kegiatan Teknis Perkuat Koalisi

Sekjen PKS dan Gerindra Bertemu, Bahas Kegiatan Teknis Perkuat Koalisi

Nasional
Tak Terima Diputus Pacar, Seorang ABG Lompat dari Jembatan Ampera

Tak Terima Diputus Pacar, Seorang ABG Lompat dari Jembatan Ampera

Regional
Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain

Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain

Nasional
Ikuti Tes Masuk Polisi, Empat Pemuda Kedapatan Curi Boneka

Ikuti Tes Masuk Polisi, Empat Pemuda Kedapatan Curi Boneka

Regional
Musim Hujan Tiba, Pengungsi Rohingya di Bangladesh Khawatir Banjir

Musim Hujan Tiba, Pengungsi Rohingya di Bangladesh Khawatir Banjir

Internasional
Di Kediri, Warga Miskin yang Sakit Tak Perlu Repot, Dokter Akan Datang ke Rumah

Di Kediri, Warga Miskin yang Sakit Tak Perlu Repot, Dokter Akan Datang ke Rumah

Regional
Presiden Uganda: Mulut untuk Makan, Bukan untuk Seks Oral

Presiden Uganda: Mulut untuk Makan, Bukan untuk Seks Oral

Internasional
Sandiaga Uno: Survei Gerindra Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Ingin Pemerintahan Baru

Sandiaga Uno: Survei Gerindra Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Ingin Pemerintahan Baru

Nasional
Tersangka Pemilik 57 Kg Merkuri Dapat Bahan Baku dari Pulau Seram

Tersangka Pemilik 57 Kg Merkuri Dapat Bahan Baku dari Pulau Seram

Regional
Kirim Dua F-16, Irak Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Suriah

Kirim Dua F-16, Irak Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Suriah

Internasional

Close Ads X